Mulai Bermanfaat, Usaha Tanaman Herba di Perkebunan

BANDUNG, (PRLM).-Hobi mengkoleksi tanaman herba (obat-obatan) yang dilakukan sejumlah karyawan pada beberapa unit perkebunan di Jabar, kini mulai ditingkatkan untuk skala bisnis obat-obatan alami. Pengusahaan tanaman-tanaman herba dilakukan pada beberapa unit perkebunan di Kab.Sukabumi dan Kab. Bandung, selain penyediaan obat-obatan alami bagi keluarga karyawan perkebunan juga mampu mendatangkan pendapatan.

Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan (GPP) Jabar-Banten, H Dede Suganda Adiwinata, di Bandung, Kamis (16/7), sosialisasi penanaman tanaman herba oleh sejumlah sesepuh perkebunan di Jabar, kini mulai terasa manfaatnya oleh para karyawan beberapa unit perkebunan. Selain memenuhi kebutuhan sendiri, pesanan dari sejumlah peminat obat-obatan alami pun mengalir kepada sejumlah karyawan unit perkebunan.

Pengusahaan tanaman herba pada unit-unit perkebunan, umumnya dilakukan sejumlah karyawan di antara pekarangan rumah mereka. Apalagi, iklim pada unit perkebunan, terutama yang mayoritas mengusahakan tanaman teh, sejauh ini dinilai mendukung bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman-tanaman herba. (A-81/kur) ***

You voted 'marah'.

Baca Juga

Sembilan Koperasi Skala Besar Jabar Bentuk Konsorsium

BANDUNG, (PR).- Mendongkrak daya saing, sembilan koperasi besar di Jawa Barat (Jabar) membentuk sebuah konsorsium usaha. Dengan terbentuknya konsorsium tersebut, mereka ditargetkan untuk menjadi lokomotif penggerak koperasi di wilayah Jaba

Enam Koperasi di Jabar Masuk Daftar Koperasi Bermasalah

BANDUNG, (PR).- Enam koperasi yang berkedudukan di Jawa Barat (Jabar) masuk daftar 12 koperasi yang diawasi dan diwaspadai Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Koperasi-koperasi tersebut diduga melakukan praktik menyimpang.