Galeri Foto

  • JAKARTA COMIC CON & ANIME FESTIVAL ASIA INDONESIA (AFAID) 2015
  • RAYAKAN MOMEN GEBYAR TAHAPAN BCA DI MAKASSAR
  • HARI PELANGGAN BCA KCU THAMRIN, JAKARTA
  • Hari Pelanggan, BCA KCU Kediri, Jawa Timur
  • Jogja City Mall
  • Rayakan Momen Gebyar Tahapan BCA Mal SKA Pekanbaru
  • POPCON ASIA 2015
  • Rayakan Momen Bersama Gebyar Tahapan BCA Di Palembang
  • Selamat Hari Raya Idul Fitri
  • Waisak

BizGuide BCA

@GoodLifeBCA

Ucapkan Selamat Tinggal Pada Kembalian Permen Karet Di Minimarket

Jumat, 30/12/2016 - 11:01

Belanja di minimarket adalah bagian penting dari kehidupanku sebagai anak kos. Minimarket adalah penyelamat di kala lapar, sekaligus oasis pelarian dari panasnya kamar berukuran 3 kali 3 yang kusewa. Aku juga lebih senang belanja keperluan bulanan di minimarket ketimbang supermarket besar, karena aku bukan tipe orang yang suka menyimpan banyak stok barang. Tapi meskipun minimarket adalah salah tempat kesukaanku, terkadang  minimarket  juga  membuatku kesal. Semuanya karena permen.

Aku yakin kalian juga pernah mengalaminya sendiri. “Kembaliannya enggak ada, Mbak. Diganti dengan permen, ya?”

Kalimat di atas pasti tidak asing di telinga para pelanggan minimarket. Ya, itu kasus kalau kasirnya masih sopan. Yang tidak sopan akan langsung memberikanmu tiga buah permen dan struk belanja. Tanpa basa-basi, dan berharap kamu menerimanya dengan senyuman keikhlasan. Menyebalkan sekali, bagaimana kalau pada saat itu aku sedang tidak berminat pada permen coba? Mana mungkin ikhlas, bukan?

Cukup dengan omelanku ya, tapi tahukah kamu, sebenarnya nih, memberikan permen sebagai pengganti kembalian uang adalah sebuah tindakan melanggar hukum. Hal ini karena memberikan kembalian dalam bentuk selain uang  rupiah merupakan pelanggaran terhadap  UU BI Pasal 2 Ayat 3 yang berbunyi, ”Setiap perbuatan yang menggunakan uang atau mempunyai tujuan pembayaran atau kewajiban yang harus dipenuhi dengan uang jika dilakukan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib menggunakan uang  rupiah, kecuali apabila ditetapkan lain dengan Peraturan Bank Indonesia.”

Nah, sebagai konsumen, kita berhak lo sebenarnya untuk menolak dan bersikukuh meminta kembalian uang saat ditawarkan permen. Bahkan kamu juga bisa memperkarakan minimarket yang melakukan hal tersebut. Tapi tahu sendiri akibatnya, perdebatan yang membuat tidak nyaman dan antrian kasir yang semakin panjang. Uang kembalian belum tentu juga kamu peroleh, waktu dan tenaga sudah habis untuk berdebat, ditambah lagi membuat kesal orang yang mengantri di belakangmu. Bukan pilihan bijak, bukan?

Meski sekarang sih sudah lebih banyak minimarket yang tertib—tidak lagi memberikan permen—tapi masih saja ada beberapa yang nakal dan tetap melakukannya. Tapi kini aku tidak perlu lagi mengkhawatirkan soal itu, karena aku sudah punya solusinya! Solusi itu bernama Flazz. Kartu Flazz dari BCA ini adalah senjata pamungkasku menghadapi terror permen kembalian. Sejak menggunakan kartu sakti ini, aku tidak lagi ribet dengan yang namanya kembalian dan membawa uang tunai ketika belanja di minimarket. Tinggal tap, selesai! Tak ada lagi tawaran permen, tak ada lagi repot mengeluarkan dan menghitung uang belanjaan. Praktis dan ringkas.

Buat kamu yang belum tahu apa itu kartu Flazz BCA, kartu yang satu ini adalah kartu prabayar non-tunai yang bisa kamu gunakan sebagai alat pembayaran di banyak tempat. Kartunya bisa kamu isi ulang tanpa perlu membuka rekening tabungan di BCA. Ada banyak minimarket dan merchant yang bekerjasama dengan Flazz BCA di mana kamu bisa mengisi ulang, dan bahkan mendapatkan diskon khusus ketika menggunakannya! Flazz tidak punya masa kadaluwarsa, jadi kamu tidak perlu khawatir saldonya akan hangus jika tidak terpakai. Selain itu, kartunya juga punya banyak desain menarik yang bisa kamu pilih, bikin dompet jadi cantik deh. Karena alasan-alasan tersebutlah, sekarang Flazz   jadi kartu favoritku di dompet.

Masih zaman terjebak permen kembalian? Ayo jadi konsumen pintar dan ucapkan segera selamat tinggal pada permen kembalian! (Blogger – Anto Toulus)

Kirim Komentar

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account associated with the e-mail address you provide, it will be used to display your avatar.
  • HTML Tag yang diijinkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.