Gua Pawon dan Stone Garden Disiapkan Jadi Geopark Nasional

Potret/CECEP WIJAYA SARI/PR
Pengunjung mengabadikan pemandangan di areal Gua Pawon dan Stone Garden, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu.*

NGAMPRAH, (PR).- Objek wisata alam Stone Garden dan Gua Pawon di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dipersiapkan menjadi Geopark Nasional dan UNESCO Global Geopark. Hal ini sudah dituangkan dalam nota kesepahaman antara Pemkab Bandung Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati mengungkapkan, geopark di Bandung Barat merupakan salah satu dari 5 objek wisata alam yang dipersiapkan jadi Geopark Nasional. Keempat geopark lainnya ada di Kabupaten Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

"Gua Pawon dan Stone Garden memang memiliki bentukan alam yang memiliki nilai sejarah dan cukup menarik banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah," katanya, Jumat, 7 Desember 2018.

Dia menuturkan, ada beberapa kategori Geopark Nasional, di antaranya geologi dan bentang alam yang meliputi kawasan, geokonservasi, serta warisan geologi dan budaya. Selain itu, kawasan itu memiliki potensi wisata dan bisa memberdayakan perekonomian masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Sementara kategori UNESCO Global Geopark, di antaranya harus merupakan situs dan bentang alam yang memiliki signifikansi geologi secara internasional yang dikelola dengan konsep holistik perlindungan, penelitian, pendidikan, dan pengembangan berkelanjutan. Global Geopark juga harus memiliki perbatasan yang jelas, ukuran yang memadai, dan memiliki warisan geologi bersignifikansi internasional.

Sejauh ini, geopark yang berlokasi di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat itu sudah ramai dikunjungi para wisatawan. Bahkan, sejumlah swafoto pengunjung di kawasan itu sudah banyak tersebar di media sosial.

"Saat ini, objek wisata ini dikelola juga oleh kelompok sadar wisata masyarakat setempat. Apalagi, sebagian lahannya memang merupakan milik masyarakat," ujarnya.

Sri mengungkapkan, status lahan yang tidak sepenuhnya milik pemerintah daerah itu memang menjadi salah satu kendala pengembangan objek wisata tersebut. Namun, hal itu tidak akan menghambat persiapan Stone Garden dan Gua Pawon menjadi Geopark Nasional.

"Soal status lahan, itu nanti bisa dikerjasamakan asal tidak merusak konservasi lingkungan. Yang jelas, itu bukan kendala untuk dijadikan Geopark Nasional," ujar Sri.

Seperti diketahui, situs Gua Pawon tersebut saat ini dikelola oleh masyarakat setempat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata Pasirpawon. Pokdarwis ini bahkan meraih penghargaan juara 2 nasional beberapa waktu lalu.

Ketua Pokdarwis Pasirpawon, Sukmayadi mengungkapkan, sejak 2014, masyarakat di sekitar objek wisata Stone Garden terlibat untuk mengelola objek wisata bebatuan alam tersebut. Bahkan, sebagian di antara masyarakat juga sudah beralih dari pekerjaan sebelumnya, yakni menambang menjadi fokus mengelola objek wisata.

"Sebagian besar masyarakat di Cipatat memang penambang, namun setelah ada Pokdarwis ini, mereka bisa beralih profesi mengelola objek wisata," katanya.***

Baca Juga

Senggolan Setang Motor, Obet Bacok Tetangga

GARA-gara hal sepele bersenggolan setang sepeda motor, Mulyana alias Obet (40) melakukan pembacokan terhadap tetangganya yang cuma berjarak tiga rumah. Dia pun harus berurusan dengan hukum, dan terancam dipenjara selama lima tahun.