Chimasistaker, Cara Mudah Cari Kerja di Cimahi

Chimasistaker/RIRIN NF/PR
PELUNCURAN situs Chimasistaker di aula gedung A Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Jumat 7 Desember 2018.*

CIMAHI, (PR).- Masyarakat Cimahi kini dimudahkan dalam urusan ketenagakerjaan. Tak perlu keluar ongkos untuk mencari kerja, cukup manfaatkan Cimahi Sistem Manajemen Ketenagakerjaan atau Chimasistaker yang memberi informasi lowongan kerja di Cimahi.

Peluncuran Chimasistaker digelar di aula gedung A Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Jumat 7 Desember 2018. Dalam peluncuran, digelar simulasi cara penggunaan situs tersebut.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna menyatakan, Chimasistaker adalah bagian dari pelayanan masyarakat. "Inovasi yang memudahkan masyarakat dalam bidang ketenagakerjaan," ujarnya.

Situs itu akan menunjukkan jumlah industri yang ada di Cimahi serta perusahaan mana saja yang membuka lowongan kerja.

"Termasuk bisa mengajukan pembuatan kartu kuning (AK1) ke pemerintah. Kalau dulu harus bolak-balik, sekarang akses saja situsnya," kata dia.

Ajay M Priatna mengatakan, angka pengangguran di Cimahi cukup tinggi. Apalagi dengan adanya penutupan PT Matahari Sentosa Jaya yang membuat 1.700 karyawan kehilangan pekerjaan.

"Ada kejadian yang tidak diharapkan pemerintah bahwa ada industri tutup. Makanya, sistem ini adalah salah satu upaya mengurangi jumlah pengangguran," katanya.

Meski demikian, Ajay M Priatna mengklaim, janji politik 1.000 lapangan kerja sudah terpenuhi bahkan jumlahnya melebihi target. Mereka tersebar di berbagai bidang termasuk mencetak pelaku usaha.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Cimahi Supendi Heryadi mengatakan, situs Chimasistaker sudah bisa diakses dan masih terus dilakukan penyempurnaan.

"Sudah mulai bisa diakses tapi ada penyempurnaan terus. Kami akan terus pantau, dikelola vendor selama 6 bulan," ujarnya.

Menurut Supendi Heryadi, situs Chimasistaker dioptimalkan untuk menyerap tenaga kerja. Sebelumnya, Disnaker Cimahi melakukan penyerapan tenaga kerja melalui bursa kerja.

"Kami mengurangi bursa kerja karena tidak optimal dalam penyerapan tenaga kerja. Pernah kami buka bursa kerja, dari 26.000 lowongan, yang diterima hanya 300 orang. Kalau pemberi kerja tidak konsisten juga, untuk apa? Lebih baik yang langsung dirasakan masyarakat dan tidak perlu anggaran besar tapi efektif," katanya.

Untuk layanan kartu kuning, bisa dilakukan dengan mengisi persyaratan di situs Chimasistaker, setelah diproses oleh dinas dan dinyatakan rampung maka bisa diambil.

"Jadi, tidak perlu bolak-balik keluar ongkos. Buat pencarian kerja juga sama, nanti daftar dan dilihat kecocokan antara pencari kerja dan penyedia kerja sesuai kompetensi masing-masing," ujarnya.

Layanan tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui kanal resmi Pemkot Cimahi hingga media sosial.

"Termasuk ada buku panduan yang dicetak. Kami juga menyediakan kolom pengaduan beserta informasi SDM seluruh Disnaker sehingga tahu ASN yang bekerja di bidang tersebut. Kami upayakan direspons cepat. Mudah-mudahan tujuan kami sebagai upaya penyerapan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran bisa direalisasikan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat," ucalnya.***

Baca Juga

Tertimbun Longsor, Suami Istri di Cihanjuang Nyaris Tewas

NGAMPRAH, (PR).- Sepasang suami isteri nyaris tewas tertimbun longsor, setelah tebing setinggi 15 meter ambruk ke bagian belakang rumah mereka di Kampung Cibaligo, RT 3 RW 2, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.