Model Screen House Modern Bisa Tingkatkan Kualitas Benih Padi

Screen house modern/HENDRO SUSILO HUSODO/PR
TENAGA ahli Taiwan Technical Mission menjelaskan teknologi yang digunakan pada screen house modern di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 5 Desember 2018.*

NGAMPRAH, (PR).- Pengembangan teknik pertanian dengan model screen house modern dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan kualitas benih padi. Dengan benih padi yang berkualitas unggul, maka produktivitas padi pun dapat meningkat.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Baharuddin mengatakan, dari sisi kualitas, terdapat kelas-kelas tertentu dalam perbenihan padi. Selama ini, kata dia, para petani umumnya menggunakan bibit serampangan untuk benih padi.

"Padahal, ada persyaratan untuk pakai benih. Oleh karena itu, kami dari Unhas bekerja sama dengan Taiwan Technical Mission (TTM) untuk berkontribusi buat meningkatkan penggunaan benih-benih unggul," kata Baharuddin di sela kunjungannya ke kantor TTM di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 5 Desember 2018.

Dalam kerja sama tersebut, Unhas memperoleh bantuan dana senilai Rp 12 miliar dan bantuan teknologi dari Taiwan. Bantuan itu ditujukan untuk membangun screen house modern dengan gudang penyimpanan, percontohan petak sawah, peningkatan kualitas penangkar petani, dan kerja sama penanaman benih oleh petani.

Baharuddin menyatakan, penggunaan benih unggul sejauh ini baru sekitar 2,5 persen. Tak heran, tingkat produktivitas padi secara nasional pun baru 5,6 ton per hektare. Dia berharap, penggunaan benih padi berkualitas yang kian masif bisa meningkatkan produktivitas padi hingga 8 ton per hektare.

"Salah satunya ialah dengan membuat sceen house yang modern. Di sini semua sudah diatur. Kelembaban, temperatur, dan intensitas cahaya yang masuk. Dibandingkan sreen house yang biasa, ini cukup berbeda. Screen house biasa mudah rusak, karena pakai teknologi yang sederhana," katanya.

Tenaga ahli TTM pada proyek kerja sama dengan BBPP Lembang, Pan Po Yuan menyebutkan, dalam screen house yang dikembangkan di BBPP Lembang menggunakan sensor cahaya, angin, suhu, dan kelembaban. 

"Dalam kerja sama dengan Unhas, kami akan memasang kipas dan water wall untuk di screenhouse. Di BBPP Lembang ini screen house yang dikembangkan memang untuk tanaman hortikultura. Namun, screen house ini bisa buat tanaman padi juga," katanya.***

Baca Juga