3.797 Pelamar Memperebutkan 328 Formasi CPNS Bandung Barat

NGAMPRAH, (PR).- Sedikitnya 3.797 pelamar bersaing untuk memperebutkan 328 formasi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Bandung Barat. Petugas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia setempat terus memverifikasi sejumlah berkas pelamar hingga 20 Oktober nanti.

Kepala Subbidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai pada BKPSDM KBB Faisal  Firdaus menyebutkan, secara keseluruhan jumlah peminat formasi CPNS di KBB ada 7.988 orang. Namun, hingga batas penutupan pendaftaran pada Senin (15/10/2018) lalu, hanya 7.513 orang yang menyerahkan berkas lamaran.

"Dari jumlah itu, yang memenuhi syarat atau terverifikasi sementara baru 3.797 orang, tidak memenuhi syarat atau tidak lulus verifikasi 2.980 orang, dan yang belum terverifikasi 730 orang. Sementara itu, pelamar disabilitas dan yang cumlaude masing-masing ada 2 orang," katanya di Ngamprah, Rabu 17 Oktober 2018.

Dia menuturkan, proses verifikasi dijadwalkan sampai 20 Oktober 2018. Setelah selesai, berkas langsung dikirim ke Badan Kepegawaian Negara. Selanjutnya, akan dilakukan penjadwalan tes bagi yang lulus berkas administrasi pendaftaran. Kepastian jadwal ujian tersebut akan ditentukan pusat.

Terkait dengan banyaknya berkas lamaran yang tidak memenuhi syarat atau tidak lulus verifikasi, menurut Faisal, hal itu disebabkan berbagai hal. Di antaranya, surat lamaran tidak ditulis tangan, tidak ditandatangani, atau tidak bermaterai. 

Perhatikan berkas kelengkapan daftar CPNS dengan cermat

Selain itu, juga dipertimbangkan kelengkapan berkas pendukung lainnya, seperti scan ijazah asli, transkrip nilai, dan KTP/surat keterangan sementara dari Dinas Kependudukan. Hal lainnya yang menyebabkan berkas lamaran tidak terverifikasi lantaran ditujukan ke instansi lain bahkan ke BKN.

 "Padahal seharusnya, lamaran tersebut ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ataupun Bupati Bandung Barat, bukan ke instansi lain," ujarnya.

Seperti diketahui, pada seleksi CPNS tahun ini, KBB mendapatkan kuota 328 formasi. Itu terbagi ke dalam 76 tenaga kategori 2 (K2) dan 252 tenaga umum. Untuk K2, terdiri atas 70 tenaga pendidik dan 6 tenaga kesehatan.

Sementara itu, dari kategori umum terdapat kuota untuk lulusan cumlaude dan disabilitas. Untuk lulusan cumlaude, sebanyak 3 orang untuk posisi dokter, sedangkan untuk penyandang disabilitas, 2 guru dan 1 asisten apoteker.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah KBB Wahyu Diguna mengakui, kuota CPNS tahun ini masih jauh dari kebutuhan. "Yang kami ajukan itu 900 formasi, tetapi pusat hanya memberikan 328 formasi. Ini memang ranahnya pemerintah pusat, sehingga kami hanya bisa mengikuti," ujarnya.***

Baca Juga

Tambah Puskesmas, Bandung Barat Butuh Lahan

NGAMPRAH, (PR).- Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat memprioritaskan pembangunan puskesmas dengan tempat perawatan di wilayah selatan, seperti Kecamatan Cipongkor, Sindangkerta, dan Rongga.