Ibu dan Anak-anaknya Tewas dalam Kebakaran di Cimahi saat Listrik Padam

Terbakar/RIRIN NF/PR

CIMAHI, (PR).- Tiga orang korban tewas dalam musibah kebakaran yang terjadi di Gang Edeng nomor 109 RT.02/RW.18 Kelurahan Cibabat  Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Kamis 11 Oktober 2018 malam. Api dari lilin yang lupa dimatikan diduga menjadi penyebab kebakaran tersebut, keluarga tersebut menyalakan lilin karena mengalami pemadaman listrik bergilir.

Korban tewas masing-masing atas nama Nurhayati (32) serta 2 anaknya Alma (10) dan anak usia balita bernama Hanna (3). Sedangkan suami korban Hamdan alias Dadan (35), saat kejadian sedang tidak ada di rumah.

Informasi yang dihimpun dari warga disekitar lokasi rumah korban, kebakaran itu diketahui terjadi mulai pukul 21.30 WIB. Disebutkan, korban bersama kedua anaknya tidur di kamar tidur bagian belakang. 

Saat kejadian, di kawasan tersebut memang tengah berlangsung pemadaman listrik bergilir oleh PLN sejak pukul 19.30 WIB. 

"Saya enggak tahu kapan titik api muncul, tahu-tahu sudah besar. Terus saya masuk ke dalam rumah memanggil-manggil korban tidak ada kedengeran suara. Listrik udah nyala lagi, tapi api sudah membesar,"ungkap  Ana (38) sepupu korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Ana dan sejumlah tetangga berusaha memanggil terus nama korban. Tapi tetap tak ada yang menyahut.

"Kirain enggak ada orang, saya manggil-manggil dari belakang tetapi tidak ada suara. Kalau ada suara saya pasti masuk. Itu kamar tidur paling besar dan api sudah menyala sangat besar dan banyak asap," ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Dadi (35), tetangga sebelah rumah korban. "Saat kejadian emang di sini sudah mati lampu sekitar 2 jaman lebih. Api mungkin dari lilin buat penerangan di kamar kan ada anak kecil, saya lihat api dari kamar korban. Kayaknya ketiduran, pas listrik nyala tidak lama kemudian terlihat api sudah membesar," ucapnya.

Menurut Dadi, di rumah tersebut tinggal 2 keluarga masing-masing keluarga Dani dan istrinya Iis Sumiati bersama 3 orang anaknya selamat. Sedang korban Nurhayati bersama dua anaknya meninggal dunia.

Mobil Pemadam Kebakaran Kota Cimahi langsung menurunkan armadanya untuk memadamkan api. Lokasi rumah berada di gang, kendaraan damkar kesulitan masuk.

Ditemukan dalam kondisi mengenaskan

Walaupun tidak bisa masuk kelokasi kejadian, mobil pemadam kebakaran yang berjumlah 4 unit akhirnya bisa melakukan pemadaman api melalui bagian belakang gedung Cimahi Convention Hall (CCH) Jalan Raden Demang Harjakusumah Cibabat Kota Cimahi. 

Setelah api dipastikan padam, petugas melakukan pendinginan beberapa saat agar tidak ada titik api yang masih muncul. Setelah dipastikan aman, petugas masuk ke dalam melakukan pencarian dan 3 orang korban jiwa ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam kamar. 

Kanit Reskrim Polsek Cimahi Kota AKP Nana Supriatna mengatakan, ia langsung datang dan melakukan pengamanan wilayah. Setelah korban ditemukan, jasadnya langsunh dievakuasi. 

"Jenazah ibu dan 2 orang anak ini kami bawa ke RSUD Cibabat Cimahi untuk ditangani. Kondisi tubuhnya hancur terbakar," katanya. 

Sementara itu paska kebakaran, rumah korban dipasangi garis polisi oleh aparat kepolisian guna penyidikan lebih lanjut. "Soal dugaan kebakaran kita perlu memastikan lebih lanjut. Namun, diduga karena lilin yang dibiarkan menyala dan korban tertidur saat pemadaman listrik beelangsung," tuturnya.***

Baca Juga

Tanda Berduka, Polisi Cimahi Pakai Pita Hitam Saat Operasi

CIMAHI, (PR).- Pita hitam melingkar di bagian lengan para personil Satlantas Polres Cimahi yang tengah bertugas pada Operasi Zebra Lodaya 2018 di kawasan Cilember, Jalan Jenderal Amir Mahmud, Kota Cimahi, Rabu 31 Oktober 2018.