Ridwan Kamil Berupaya Majukan Jadwal Pelantikan Wali Kota Bandung

Sertijab Gubernur Jawa Barat/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
GUBERNUR dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum mengikuti porsesi serah terima jabatan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis 6 September 2018.*

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial diangkat menjadi pelaksana tugas atau Plt. Wali Kota Bandung mulai Kamis 8 September 2018 hingga Minggu 16 September 2018. Berakhirnya masa pelaksana tugas itu sesuai dengan tenggat berakhirnya masa jabatan Oded M Danial sebagai Wakil Wali Kota Bandung.

Sebagai Wali Kota Bandung terpilih, Oded M Danial akan kembali menduduki pucuk pimpinan Pemerintahan Kota Bandung setelah dilantik pada 20 September 2018. Selama empat hari, posisi kosong akan diisi penjabat sementara hasil penetapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Seusai prosesi penetapan pelaksana tugas itu, Ridwan Kamil menyatakan tidak menutup upaya percepatan pelantikan Oded M Danial dan kepala daerah tingkat dua terpilih hasil pilkada serentak.

Dalam proses beberapa hari ke depan, ia akan berupaya memajukan jadwal penetapan wali kota dan bupati terpilih ke Kementerian Dalam Negeri.

“Saya harus konsultasi dulu. Idealnya, kalau untuk saya, tidak ada jeda panjang. Tetapi jadwal di Kemendagri tanggal 20 (September 2018). Kalau bisa dimajukan, saya akan upayakan sehingga tidak banyak seremoni,” ujarnya.

Pada momen itu, Ridwan Kamil juga mengangkat Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto sebagai Plt. Bupati Tasikmalaya yang ditinggalkan Uu Ruzhanul Ulum.

Terhitung sejak Kamis 6 September 2018, Uu Ruzhanul Ulum resmi menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat. Rencananya, Ridwan Kamil akan menunjuk Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Barat Muhamad Solihin, yang sempat mengisi posisi selaku penjabat sementara atau Pjs. Wali Kota Bandung saat Ridwan kamil mengikuti kampanye pilkada serentak 2018.

“Jadi, hari ini sudah resmi menyerahkan surat penugasan pelaksana tugas Wali Kota Bandung kepada bapak Oded M Danial sampai tanggal berakhirnya di 16 September. Kalau dilantik, beliau tanggal 20 nanti selama dari tanggal 16 sampai 20 ada penjabat gubernur. Nanti kemungkinan Pak Solihin kembali ke Kota Bandung selama empat hari,” katanya.

Ridwan Kamil berpesan agar komunikasi antara gubernur dan kepala daerah tingkat dua di Jawa Barat bisa intensif. Untuk memangkas waktu pertemuan dan rapat bersama gubernur, ia berencana membuat grup khusus bersama wali kota dan bupati dalam aplikasi percakapan Whatsapp.

“Kemudian ada Perpres 8 Tahun 2018 tentang Kewenangan Gubernur yang baru. Harus dipelajari batas-batasnya di mana, supaya relasi administrasi negaranya di mana, bisa disampaikan,” katanya.

Ridwan Kamil juga berjanji akan membantu Oded M Danial menyelesaikan pekerjaan Kota Bandung yang masih tertunda dengan bantuan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Tadi saya sampaikan, 5 tahun bersama, 348 penghargaan tolong dijaga, jangan berkurang, kemudian silakan berinovasi, hal yang belum selesai di masa kami, saya bantu (saat) jadi gubernur,” ujarnya

Oded M Danial mengatakan, ia akan segera bekerja dan melaksanakan rapat pimpinan untuk mengevaluasi sejumlah pekerjaan dan keberlangsungan program-program. Pengawasan itu untuk melihat sejauh mana pencapaian dari target yang telah ditetapkan.

“Ini juga sebagai arahan beliau (Ridwan Kamil) yang selalu membisikkan kepada saya, untuk mengevaluasi lagi apa yang sudah beliau lakukan. Itulah makna melanjutkan Bandung Juara, artinya kita punya tugas untuk menyempurnakan,” ujarnya.***

Baca Juga

Pemkot Bandung Mencari Pengelola Pasar Baru

BANDUNG, (PR).- PD Pasar Bermartabat Kota Bandung akan membuka kesempatan untuk pengelolaan Pasar Baru Trade Center Bandung mulai tahun depan.