Pemeran Video Porno Divonis Hukuman Sosial

Ilustrasi/MEYTA DEANTY

BANDUNG, (PR).- Nasib IO (18) terdakwa pemeran perempuan dalam video porno divonis hukuman pelatihan kerja di panti sosial selama 6 bulan.

"Menjatuhkan pidana kepada anak tersebut oleh karena itu berupa pidana pelatihan kerja selama enam bulan di panti rehabilitasi anak berhadapan dengan hukum Provinsi Jawa Barat di Subang," ujar majelis hakim yang dipimpin Waspin Simbolon dalam sidang vonis yang berlangsung di ruang sidang anak Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Kamis, 6 September 2018.

Terdakwa duduk di kursi pesakitan dengan menggunakan jilbab hitam.

Dalam sidang tersebut, hakim menyebut IO terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pornografi. IO terbukti melakukan kesalahan sesuai dengan Pasal 34 Undang-undang RI No. 44 tahun 2008 tentang pornografi.

"Menyatakan pelaku anak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi," kata hakim.

Vonis yang diberikan hakim tersebut, sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Bandung. Pada sidang sebelumnya, jaksa menuntut IO dengan hukuman serupa.

Usai membacakan vonis, Waspin sempat berdialog dengan IO. Dia menanyakan apakah vonis yang dibacakan jelas dan bisa diterima.

IO tak mengeluarkan sepatah kata, dia yang duduk menghadap hakim hanya menganggukan kepalanya.

Ditemui usai persidangan, pengacara IO, Dadang Sukmawijaya menyebut pihaknya menerima vonis yang diberikan hakim. Hukuman tersebut, kata Dadang, sesuai dengan yang diharapkan.

"Putusan ini sesuai sama yang kita harapkan yaitu diserahkan ke dinas sosial untuk dididik dan dilatih. Ini keinginan kita, keluarga termasuk penuntut umum. Hari ini akan dieksekusi dibawa ke Subang," kata Dadang.

Dadang mengatakan selama 4 bulan kasus tersebut berproses, banyak pelajaran yang dapat diambil. Dia berharap kejadian serupa tak terulang dikemudian hari.***

Baca Juga

PN Bandung Tunda Sidang Praperadilan SP3 Sukmawati Soekarnoputri

BANDUNG, (PR).- Pengadilan Negeri Bandung menggelar sidang praperadilan terhadap surat penghentian penyidikan perkara SP3 Polda Jabar terhadap dugaan penistaan Pancasila oleh Rizieq Shihab dengan terlapor Sukmawati Soekarnoputri di Pengadi