Minim Promosi, Bandung Barat Sulit Dapatkan Investasi

Area Perkantoran Pemkab Bandung Barat/DEDEN IMAN/PR
WARGA melintas di area perkantoran kawasan Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin 9 Juli 2018. Sebagian kepala dinas dan ASN lainnya di rotasi dan mutasi menempati jabatan baru di Pemkab Bandung Barat.

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih minim melakukan promosi investasi. Hal ini cukup berdampak terhadap minimnya investasi baru di daerah ini.

Kepala Bidang Promosi Investasi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan  Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bandung Barat, Dadang Dahyar mengakui, beberapa bulan ini belum ada investor yang menanamkan modalnya di Bandung Barat. "Yang tertarik ada beberapa, tetapi belum masuk berinvestasi. Namun, kami tetap berupaya mempromosikan segala potensi dari setiap dinas," ujarnya di Ngamprah, Senin, 3 September 2018.

Menurut Dadang, promosi investasi dilakukan dengan mengikuti pameran-pameran di tingkat nasional. Melalui kegiatan itu, Pemkab mempromosikan potensi unggulan dari setiap dinas.

Dia mencontohkan, potensi pariwisata di Bandung Barat dipromosikan dengan menampilkan beberapa objek wisata serta berbagai bunga khas dari Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong. Dari Dinas Pertanian, ditampilkan produk-produk pertanian, seperti kopi. Sementara dari Dinas Perdagangan, dipromosikan produk-produk UMKM.

Dari berbagai promosi yang dilakukan, lanjut dia, pariwisata di Bandung Barat sering menjadi perhatian. Pengunjung tertarik dengan keindahan alam, seperti di Curug Malela serta beberapa objek wisata di Lembang.

"Jika ada yang tertarik untuk berinvestasi, langsung kami hubungkan dengan dinas terkait. Sebab, tugas kami hanya mempromosikan," tuturnya.

Dia juga mengungkapkan, saat ini promosi baru dilakukan dengan menghadiri berbagai kegiatan pameran. Sementara itu, promosi secara daring (online) belum dilakukan.

"Ke depan, memang harus ada promosi secara online juga. Namun dengan anggaran saat ini, itu belum dilakukan," ujar Dadang.

Tanpa promosi

Sementara itu, pengamat dan praktisi pariwisata Benny Suryana Kadir sebelumnya mengungkapkan, saat ini terkesan tidak ada promosi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Padahal, untuk memperkenalkan potensi-potensi objek wisata dibutuhkan promosi secara masif. Saat ini promosi pariwisata hanya dilakukan melalui selebaran, brosur, dan pamflet, serta dari pameran ke pameran. "Padahal, promosi bisa juga dilakukan dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menonjolkan budaya daerah setempat," ujarnya.***

Baca Juga

Tarik Wisatawan, Bandung Barat Andalkan Hutan Kota

NGAMPRAH, (PR).- Lima organisasi perangkat daerah (OPD) dilibatkan untuk membenahi hutan kota di kawasan Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di Mekarsari, Ngamprah.

UMSK 2019 Disahkan Februari

BANDUNG, (PR).- Dewan Pengupahan Provinsi Jabar mengingatkan dewan pengupahan tingkat kota/kabupaten agar segera mempersiapkan penentuan upah ­minimum sektoral kota/kabupaten 2019.

Cegah Rabies, 200 Anjing dan Kucing Diberi Vaksin

NGAMPRAH, (PR).- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat memberikan vaksinasi antirabies terhadap 200 anjing dan kucing di kompleks perkantoran pemerintah daerah, Kecamatan Ngamprah, Minggu, 7 Oktober 2018.