Pemprov Jabar Tawarkan Singapura Peluang Investasi

Indonesia Investment Day/NOVIANTI NURULLIAH/PR
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan sejumlah peluang investasi dalam kegiatan Indonesia Investment Day di Marina Bay Sands, Singapura.*

BANDUNG, (PR), -  Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin menguatkan bahkan menambah minat investor asing dari Singapura ke Jabar. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya telah menawarkan sejumlah peluang investasi dalam kegiatan Indonesia Investment Day di Marina Bay Sands, Singapura. Pada acara tersebut pihaknya menawarkan investasi mulai dari pengelolaan sampah regional, kawasan aerocity Kertajati hingga Pariwisata. 

Selain itu, Iwa pun menawarkan peluang investasi di bidang infrastruktur, pariwisata, industri otomotif dan manufaktur.

"Acara ini cukup prestisius mengingat posisi Singapura sebagai negara yang menanamkan modal tiga besar di Jawa Barat setelah Korea dan Jepang," ujar Iwa di Gedung Sate, Jumat, 31 Agustus 2018.

Berdasarkan data realisasi investasi sampai dengan Triwulan I Tahun 2018, nilai investasi Singapura sebesar USD 330,48 juta.

Pada kegiatan tersebut, kata Iwa, Pemprov Jabar kembali menegaskan bahwa Jabar memiliki daya tarik jumlah penduduk lebih dari 48 juta jiwa, pusat industri manufaktur dan aktivitas strategis nasional dan berkontribusi investasi sebanyak 31% terhadap total investasi nasional. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jabar mencapai 5,67% atau 0,6% lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.

"Mereka para calon investor bisa memilih daerah tujuan investasi mereka. Di mana kami memiliki daerah tujuan investasi favorit seperti Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kabupaten Cirebon," ujar dia. 

Menurut dia, Jabar memiliki 25 Kawasan Industri dan 18 kawasan  di antaranya sudah mengikuti program insentif KLIK, yaitu kemudahan investasi langsung konstruksi. 

Adapun sektor industri yang paling diminati oleh investor yakni industri otomotif; logam, mesin, dan elektronika, real estate dan gedung perkantoran. Selain  itu,  industri makanan, transportasi, telekomunikasi dan pergudangan.

Iwa menambahkan, melalui acara tersebut pihaknya berharap Jabar terus bertahan sebagai primadona PMA nomer satu di Indonesia. 

"Hal itu tentunya ingin kami pertahankan demi kesejahteraan masyarakat," kata Iwa.***

Baca Juga