Oded M Danial: Kebangkitan Ekonomi Umat Berawal dari Masjid

Oded M Danial/HUMAS PEMKOT BANDUNG

BANDUNG, (PR),- Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial menegaskan, kebangkitan perekonomian umat berawal dari masjid. Kebangkitan itu diawali dengan salat dan zakat.

"Salat dan zakat dikuatkan. Di balik perintah infak dan sedekah, sesungguhnya di situ ada potensi ekonomi bagi umat islam," jelas Oded. Dia mengungkapkannya dalam paparan dengan judul "Ekonomi Umat Berbasis Masjid" di Pondok Pesantren Nurrohmah, Jalan Mengger Girang, Kota Bandung, Minggu 5 Agustus 2018. Demikian dilaporkan rilis resmi Humas Pemkot Bandung yang diterima Pikiran Rakyat, Minggu. 

"Jika ingin bangkit dalan perekonomian maka harus bangkit dulu umat ini dekat ke masjid. Saya yakin jika sudah masuk masjid, Insya Allah lebih dipermudah," tutur Oded.

Selain itu, Oded berpesan, hal utama dalam ekonomi berbasis masjid yaitu selalu menguatkan iman. "Sebagaimana dalam Alquran Surat At-Taubah ayat 18, modal utamanya adalah iman kepada Allah SWT dan iman pada hari akhir," ujar Oded.

Paparan Oded M Danial tersebut diberikan dalam rangka penataran bagi pengurus DKM masjid di lingkungan Kecamatan Regol. Kegiatan ini diinisiasi oleh MUI Kecamatan Regol dan Pondok Pesantren Nurrohmah.

Sejumlah materi yang disampaian di antaranya, Faraid dan Teori penyembelihan hewan, manajemen masjid, meningkatkan ukhuwah Islamiyah, dan pengurusan jenazah.

ATM Beras

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali meluncurkan ATM Beras di tempat ibadah. Kali ini ATM Beras dihadirkan di Masjid Atlas Babakan Surabaya Kecamatan Kiaracondong, Minggu 5 Agustus 2018.

"Kami ingin pastikan warga Kota Bandung yang berhak menerima Bantuan  tepat sasaran. Bukan hanya bantuan lahiriah saja tapi kita memotivasi mereka juga untuk dekat dengan tempat ibadah," ujar Oded.

Oded menambahkan, jika warga semakin dekat dengan tempat Ibadah maka kondisi keamanan dan ketertiban Kota Bandung akan terjaga. 

"Jika semakin dekat dengan tempat ibadah, kita akan takut melakukan kemungkaran dan kemaksiatan. Insya Allah, ATM Beras ini menjadi salah satu jalan kita mengajak warga untuk menjadi semakin agamis," jelasnya. 

Oded menjelaskan, warga akan memperoleh beras seberat 11 kilogram setiap bulannya di ATM Beras Masjid Atlas. Di satu ATM Beras, bisa melayani 75 keluarga.

"Di kelurahan Babakan Surabaya, Masjid Atlas ada sebanyak 75 Kepala Keluarga yang dapat bantuan dengan 11 kilogram beras premium per bulannya," ungkap Oded.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Atlas Achmad Noermadin menyambut positif kehadiran ATM Beras. 

"Alhamdulillah. Semoga dengan hadirnya ATM ini dapat semakin memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah di wilayah kami," katanya. 

Sebelum meluncurkan ATM Beras, Oded beserta jajaran ASN di lingkungan Pemkot Bandung dan seluruh warga di Kawasan Masjid Atlas Babakan Surabaya menggelar salat Subuh berjamaah. Usai salat, Oded juga sempat memberikan tausiyah. ***

Baca Juga

70 Masjid di Cimahi Sumbang Korban Gempa Lombok

CIMAHI, (PR),- Sebanyak 70 masjid yang berada di Cimahi bergotong royong mengumpulkan dan untuk bantuan Lombok. Hasil yang diperoleh mencapai Rp 37.500.000, dan bantuan tersebut dititipkan kepada Dompet PR di hadapan jemaah salat Jumat Masjid Agung Cimahi oleh Ketua DKM masjid Agung Cimahi, H.