Hari Ini Terakhir Registrasi Ulang Prabayar

Registrasi Kartu SIM/ADE BAYU INDRA/PR
PETUGAS melayani warga yang mendaftarkan kartu SIM prabayarnya pada hari terakhir pendaftaran di Grha XL, Jalan Martadinata, Kota Bandung, Rabu 28 Februari 2018.*

BANDUNG, (PR).- Waktu pendaftaran atau registrasi ulang kartu prabayar berakhir hari ini, Rabu 28 Februari 2018. Setelah sebelumnya pemerintah memberikan waktu registrasi sejak Oktober 2017 lalu. 

"Bagi warga yang masih belum mendaftar hingga 28 Februari kami akan memblokir nomor secara bertahap," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Ahmad Ramli, Rabu, 28 Februari 2018.

Pemblokiran bertahap tersebut adalah jika hingga 28 Februari 2018 pelanggan jasa telekomunikasi tidak mendaftar, akan diberikan waktu selama 30 hari. Jika dalam 30 hari tersebut masih belum mendaftar, maka pelanggan tidak bisa melakukan panggilan dan sms keluar.

Lalu 15 hari setelahnya jika masih belum mendaftar, maka tidak akan bisa menerima panggilan dan sms masuk, namun masih bisa menggunakan paket internet. Setelah 15 hari berikutnya, akan diberlakukan pemblokiran total

“Ini akan berakhir sekitar 28 April 2018, nomor akan diblokir total” ucap Ramli.

Dikatakan dia, upaya pendaftaran kartu prabayar mereka guna melindungi masyarakat di tingkat keamanan untuk semua transaksi jual beli online, tiket pesawat.

"Ketika bicara ekonomi digital, registrasi ini jadi penting. Telefon genggam saat ini tidak hanya hanya untuk komunikasi tapi fungsinya lebih luas, jadi lalukan registrasi secara benar untuk dukung ekonomi digital," ujar dia.

Dia pun mengimbau warga agar tidak memakai dan membuang kartu prabayar mereka. Pihaknya pun meminta operator tidak memberikan promo-promo ambisius agar masyarakat tidak tergoda untuk kartu baru. 

"Memang isi ulang saat ini lebih mahal tapi perlu diingat biaya untuk pembuatan chip setiap tahunnya itu bisa triliyunan rupiah, jadi operator jangan jor-joran,"ujar dia,

Ramli menambahkan, dari target 290 juta nomor di Indonesia, sudah ada 250 juta nomor yang sudah diaktivasi.***

Baca Juga