Hanya Ditemani Anjing Peliharaan, Rebecca Leony Wakono Sudah Tinggal Kerangka

Mengumpulkan keterangan/HENDRO SUSILO HUSODO/PR
Petugas polisi mengumpulkan keterangan dari warga mengenai sosok Rebecca Leony Wakono di Kampung Mekarwangi, RT 1 RW 12, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 7 Februari 2018. Rebecca ditemukan tewas dengan jenazah yang telah menjadi tulang-belulang.*

Sudah lebih dari tiga bulan, Rebecca Leony Wakono (60) tak terlihat. Dia pemilik rumah kontrakan yang disewa Alam (52). Alam menyewa tempat itu untuk dijadikan bengkel las.

Di pinggir bengkel las itu, terdapat gang kecil yang berujung pada pintu gerbang setinggi dua meter. Pintu gerbang yang biasa terkunci rapat itulah yang dipanjat Alam, Rabu, 7 Februari 2018 pagi.

Alam memaksakan diri untuk memasuki batas rumah Rebecca Leony Wakono. Alam khawatir dengan kondisi Rebecca. Kekhawatiran itu pun akhirnya terbukti, setelah Alam melewati pintu gerbang rumah Rebecca, di Kampung Mekarwangi, RT 1 RW 12, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Sebelumnya, dia pun sudah merasa janggal karena mencium bau tak sedap.

Setelah melintasi kebun yang membatasi rumah Rebecca dengan pintu gerbang, Alam mendapati kamar yang dipakai tidur oleh Rebecca. Namun, Rebecca sudah menjadi kerangka. Hanya tersisa pakaian dan sedikit bagian dari kepalanya yang mencirikan bahwa itu jenazah Rebecca. Kaget, Alam lantas melaporkannya kepada ketua RT setempat.

"Setelah diberitahu warga, saya langsung ke sini buat memastikannya. Ternyata memang ada mayat yang sudah bau amis. Posisinya terlentang, dan kondisinya sudah tinggal tulang-belulang. Setelah itu, saya melapor ke polisi yang jaga di Pospol Ciwaruga," kata Ketua RT setempat, Wawan Sutisna di rumah Rebecca.

Jarang bersosialisasi

Dia mengaku, sudah lebih dari empat bulan ini tidak berkomunikasi langsung dengan Rebecca. Kecuali sedang berbelanja ke warung, menurut dia, Rebecca pun jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Rebecca sempat menjadi asisten dosen di salah satu universitas swasta di Kota Bandung. Namun, aktivitasnya itu sudah lama ditinggalkan.

"Dia tinggal sendiri, cuma dengan anjingnya. Sebelumnya memang tinggal sama ibu dan bapaknya, tapi keduanya sudah lama meninggal. Terakhir itu bapaknya yang meninggal, yaitu sekitar 5-6 tahun lalu. Selama ini, saya enggak melihat dia ada kegiatan. Namun, saya dengar dulu dia pernah jadi asdos. Kalau ibunya pernah jadi perawat di rumah sakit," tuturnya.

Wawan menambahkan, tetangga sekitar juga tidak ada yang berani memasuki rumah Rebecca. Selain berada di lingkungan yang tertutup, Rebecca punya anjing peliharaan. Dulu, anjing yang dipelihara sampai 12 ekor. Namun, kini tinggal seekor anjing. Seekor anjing yang kini terlihat kurus masih setia menemani jenazah Rebecca.

"Setahu saya, dia punya anak angkat, tapi itu pun ada di luar negeri, di Jerman. Belum pernah ada saudaranya yang ke mari, termasuk dari pihak keluarga yang lain. Dia di sini cuma sama anjingnya. Dengan tetangga juga jarang ada kepentingan. Sewaktu ibunya masih ada sih mending, ibunya itu kan ternak ayam kampung, terus suka dibagikan ke tetangga. Setelah ibu dan bapaknya meninggal, komunikasi dengan warga itu jadi sangat jarang," katanya.

Kepala Desa Sariwangi Ade Bahrudin mengatakan, Rebecca sudah puluhan tahun tinggal di Sariwangi. Selain punya rumah kontrakan, Rebecca juga punya tanah yang luas. "Terakhir ini dia memang tinggal sendiri di rumahnya. Tetangga sekitar juga sudah lama tidak melihatnya, padahal dia sesekali ikut menonton televisi di rumah kontrakannya," katanya.

Tak ada tanda kekerasan

Kepala Polres Cimahi Rusdy Pramana Suryanagara menyatakan, jenazah Rebecca sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung untuk dilakukan otopsi. Sementara penyelidikan dilakukan, Rusdy belum bisa memastikan kapan Rebecca meninggal, pun demikian dengan penyebabnya.

"Sementara ini kami tidak menemukan bekas tanda-tanda kekerasan. Namun, ini masih dalam penyelidikan dari polisi. Manakala ditemukan ada unsur tindak pidana, tentu kami akan usut tuntas dan melakukan tindak tegas. Untuk kepastian mengenai meninggalnya kapan, kami pun masih menunggu hasil otopsi," katanya.

Lebih lanjut, Rusdy mengimbau sekaligus memohon kepada masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Pasalnya, sebelumnya pun pernah terjadi penemuan mayat yang sudah menjadi kerangka di wilayah hukum Polres Cimahi.

"Itu bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, lalu tetangga. Kami mohon peran aktif dari masyarakat untuk melaporkan kepada polisi. Jika ada yang tak wajar di lingkungannya. Kami pun akan lebih menggiatkan petugas," katanya.***

Baca Juga

Protes Tak Ada Perbaikan, Warga Tanam Pohon di Jalan Rusak

NGAMPRAH, (PR).- Kesal lantaran jalan rusak dibiarkan lebih dari satu dekade, warga menanam sejumlah pohon di tengah jalan poros desa yang berada di Kampung Cihamirung, RW 4, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, S