Masih Ada Kekurangan, Oded dan Aries Siap Lengkapi Kekurangan Syarat Pilwalkot Bandung

Yana Mulyana dan Oded M Danial/ADE BAYU INDRA/PR
PASANGAN bakal calon Wali Kota Bandung Oded M Danial (tengah) dan bakal calon Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana (kiri), menyerahkan berkas administrasi kepada Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarak saat mendaftar di kantor KPU Kota Bandung, Rabu 10 Januari 2018.*

BANDUNG, (PR).- Bakal calon Wali Kota Bandung Oded M Danial masih bergerak bersama tim untuk melengkapi kekurangan syarat administrasi yang diminta KPU Kota Bandung. Ada sejumlah kecil kelengkapan syarat administrasi Pilwalkot Bandung yang harus diperbaiki bakal calon yang diusung PKS dan Gerindra itu.

“Dari perkembangan terakhir, tim masih membereskan setiap kekurangan yang diminta KPU. Insyaallah akan selesai secepatnya. Hanya melengkapi sedikit kok,” tutur Oded, di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 17 Januari 2018.

Seperti diketahui, bakal pasangan calon Pilwalkot Kota Bandung 2018 masih harus melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Hal itu dipaparkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dalam Rapat Pleno Pengumuman Hasil Verifikasi Persyaratan Administrasi Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2018, di Kantor KPU Kota Bandung, Rabu, 17 Januari 2018. KPU Kota Bandung menyediakan waktu perbaikan sebagai pelengkap syarat pencalonan hingga Sabtu 20 Januari 2018.

Senada dengan Oded, bakal calon Wakil Wali Kota Bandung Aries Supriatna juga berjanji akan segera melengkapi kekurangan persyaratan untuk mengikuti Pilwalkot Bandung 2018. Anggota DPRD Kota Bandung yang diusung Partai Nasdem, PDIP, PKB, dan Partai Hanura ini membenarkan terdapat sedikit persyaratan yang harus segera dipenuhi.

Harta kekayaan

Salah satunya yakni tentang laporan harta dan kekayaan (LHK) terbaru yang sudah diverifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Yang belum hanya LHK terbaru dari KPK. Kalau keniagaan (Surat Keterangan Tdak Pailit dan Pajak), semuanya sudah lengkap,” kata Aries.

Aries menjelaskan, sebenarnya ia sudah menyerahkan LHK ke KPU Kota Bandung saat pendaftaran bersama pasangannya, Yossi Irianto. Namun, saat itu dirinya menyerahkan LHK tahun 2016 sejalan dengan jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Bandung 2014-2019.

“Ternyata KPU minta yang paling baru, karena saat ini saya maju sebagai calon wakil wali kota," ujarnya.

Bersama timnya, kata Aries, ia akan segera melaporkan LHK baru ke KPK. Dengan melengkapi kekurangan itu, ia optimistis mampu melengkapi seluruh persyaratan sebelum batas akhir yang ditetapkan KPU pada 20 Januari mendatang.

Tes Kesehatan bagi bakal pasangan calon pun tidak bisa dianggap remah. Ia bersyukur dinyatakan lolos tes kesehatan oleh tim dokter RS Hasan Sadikin karena sesuai prediksi ia tidak memiliki masalah kesehatan berat selama ini.

“Tidak melakukan persiapan khusus (menjelang tes kesehatan). Selama ini saya rutin berolah raga untuk menjaga kebugaran tubuh. Saya rutin (lari menggunakan) treadmill di rumah,” tuturnya.***

Baca Juga

Aries Supriatna Sorot Pelayanan Puskesmas Kota Bandung

BANDUNG, (PR).- Calon wakil wali kota Bandung Aries Supriatna bercita-cita membangun Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) di setiap kelurahan. Saat ini, kata dia, fasilitas kesehatan di Kota Bandung sudah cukup bagus.

Aries Kampanye Ditemani Ceu Edoh Preman Pensiun

BANDUNG, (PR).- Agar mengubah kekakuan kampanye, calon wakil wali kota Bandung Aries Supriatna berkampanye sedikit berbeda. Biasanya ia melakukan blusukan seorang diri karena pasangannya di Pilwalkot 2018 ini, Yossi Irianto, sedang umrah.