Waspada Polisi Gadungan, Incar Motor Pelajar dengan Modus Tilang

Bukti/USEP USMAN NASRULLOH/PR
KAPOLSEK Ibun Asep Dedi menunjukkan barang bukti dan pelaku penipuan serta penggelapan saat gelar perkara di Mapolsek Ibun, Kabupaten Bandung, Sabtu 13 Januari 2018). Pelaku, DH (25), mengincar korban pelajar dengan mengaku sebagai anggota polisi. Pelaku bersama rekannya melancarkan aksinya di sepuluh lokasi di lima kecamatan berbeda.*

SOREANG, (PR).- Seorang tunakarya DH alias Rubak (25) dibekuk unit Reserse Kriminal Polsek Ibun, Kabupaten Bandung. Pelaku mengaku sebagai anggota polisi dan melakukan penipuan/penggelapan kendaran bermotor dengan sasaran pelajar sekolah dan anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Ibun Asep Dedi di Mapolsek Ibun, Sabtu 13 Januari 2018 menjelaskan, dari hasil pemeriksaan kepolisian yang dilakukan, tersangka sudah melakukan tindak kriminalnya itu sebanyak 10 kali di lokasi berbeda. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita enam unit sepeda motor berbagai jenis dan merek. Untuk mengelabui sepeda motornya itu hasil curian, tersangka memasang nomor polisi palsu di masing-masing motor curiannya.

 “Tersangka mengaku sebagai anggota polisi, kemudian tersangka menyambangi pelajar sekolah yang berhenti di pinggir jalan. Sasarannya pelajar sekolah yang menggunakan sepeda motor. Tersangka melakukan aksi kejahatannya di sepuluh lokasi berbeda di wilayah, di antaranya di Ibun, Majalaya, Cikancung, Pacet, dan bahkan di wilayah Garut. Pelaku kami ringkus di tempat persembunyiannya,” ucap Asep.

Dijelaskan Kapolsek Ibun ini, dalam melancarkan tindakan kriminalnya itu pelaku tidak sendirian. Saat ini polisi sedang memburu salah satu pelaku lainnya Didi warga Kampung Parakanmuncang Sumedang yang masih buron dan sudah ditetapkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Ibun.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku berpura-pura menanyakan surat kendaraan kepada korban. Saat korban tidak bisa menunjukkan surat kendaraannya, pelaku langsung membawa kendaraan korban dengan dalih diamankan. Salah satu lokasi kejahatan pelaku yakni di wilayah hukum Polsek Ibun dengan korban atas nama Cucun.

“Korban disuruh mengambil STNK (surat tanda nomor kendaraan) ke rumah. Lalu disuruh mengambil ke Polsek Ibun jika STNK-nya sudah ada. Setelah korban mendatangi Polsek Ibun untuk membawa kendaraannya, motor korban memang tidak ada karena dibawa kabur pelaku yang mengaku anggota polisi. Setiap kali beraksi, pelaku mengaku sebagai anggota polisi dari polsek setempat,” ucap Asep.

Pelaku diringkus di Kampung Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Selasa 9 Januari 2018 malam sekitar pukul 23.00 saat sedang tidur. Tersangka dijerat pasal 372 juncto 378 KUHPidana. Untuk kepentingan pemeriksaan kepolisian, tersangka Rubak kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Ibun.

Asep mengimbau kepada orang tua untuk tidak memberikan sepeda motor kepada anak-anak sekolah atau di bawah umur. Sebab, tidak jarang anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor ini menjadi sasaran pelaku kejahatan.

STNK Palsu

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang diungkapkan tersangka Rubak, dirinya menjual sepeda motor hasil curiannya itu dengan harga RP 1,5 juta hingga Rp 3 juta. Pelaku pun menyertakan STNK palsu dan membuat nomor polisi palsu agar calon pembeli tidak mencurigai bahwa motornya itu hasil curian.

“Iya saya mengaku sebagai anggota polisi setempat kepada anak SMP yang mengendarai motor saat saya memetik (melakukan tindak kriminal) motor. Saya tanya surat-suratnya (kendaraan). Kalau si korban tidak bisa menunjukkan surat kendaraannya, motornya saya ambil dan bisa dibawa di Polsek Ibun kalau STNK-nya sudah ada,” kata dia.***

Baca Juga

Polisi dan TNI Siap Amankan Pilkada Serentak 2018 di Jabar

BANDUNG,(PR).- Jelang tahapan inti pemilihan kepala daerah serentak di Jabar, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar pasukan di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat 5 Januari 2018. Saat itu ribuan perwakilan Polda Jabar dan TNI hadir dalam gelar pasukan tersebut.

BNN Kota Cimahi Mendapati Pelajar Bawa Pil Terlarang

CIMAHI, (PR).- Masyarakat perlu mewaspadai peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan obat terlarang di kalangan pelajar. Lingkungan sekolah menjadi sasaran peredaran narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Meski Menang Praperadilan, Nana Masih Terkurung di Lapas

SOREANG, (PR).- Meski sudah memenangkan sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Bale Bandung, terlapor atas kasus pemalsuan akta tanah di wilayah hukum Polres Cimahi belum dibebaskan dari tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Jelekong.