Denta Dianggap Indisipliner, Ketut Jadi Plt Ketua DPC PDIP Cimahi

dpr, komisi ix, bpjs kesehatan, iuran
Ketut Sustiawan/RIRIN NUR FEBRIANI/PR

CIMAHI, (PR).- Ketut Sustiawan ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi. Anggota DPR RI tersebut menggantikan Ketua DPC PDI P Kota Cimahi sebelumnya, Denta Irawan, yang dinilai indisipliner.

Pergantian Denta dan penetapan Ketut sebagai pimpinan tertinggi partai tersebut di Kota Cimahi diungkapkan Achmad Gunawan, Minggu 24 Desember 2017. Achmad ditemui usai menghadiri pelantikan Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Cimahi di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Dra. Djulaeha Karmita Kota Cimahi.

"Keputusan tersebut melalui rapat pleno DPD PDIP Jabar tiga hari yang lalu. Diputuskan Pak Ketut diutus ke sini (Cimahi) sebagai Plt Ketua DPC PDIP. Penunjukkan itu sudah melalui mekanisme dan aturan partai. Tidak 'ujug-ujug'," ujarnya.

Achmad yang akrab disapa Agun yang turut menjabat Ketua DPRD Kota Cimahi itu mengatakan, penunjukan Ketut sebagai Plt Ketua disebabkan karena masalah disiplin partai yang dilakukan Denta Irawan. Dia dianggap indisipliner karena selama tiga bulan tidak melakukan laporan kepada DPD PDIP Jabar.

"Sampai laporan ke KPU urusan Pemilu 2019 pun Denta tidak ada," jelasnya. Terkait pelanggaran indisipliner yang dilakukan Denta, Agun enggan membeberkan lebih detail.

"Pergantian ini apakah ada pelanggaran yang dilakukan, yang saya ketahui tidak ada pelanggaran secara hukum karena dia bukan tersangka, bukan terdakwa dan tidak ada kasus berstatus incraht di pengadilan. Mungkin kekurangan dia soal disiplin pada partai," ucapnya.

Paling lama 3 bulan

Saat disinggung keberadaan Denta Irawan saat ini, Agun mengatakan belum mendapat kabar. "Belum ada informasi secara resmi baik ke DPD atau ke DPC. Hanya saya dengar sudah ada di Cimahi tapi saya belum ketemu," katanya.

Keberadaan Ketut di PDIP Kota Cimahi bersifat sementara karena saat ini Ketut juga memegang jabatan Wakil Ketua DPD PDIP Jabar. Dalam aturan partai, kedudukan Plt Ketua paling lama 3 bulan dan setelah itu akan dipilih ketua definitif.

Kendati demikian, lanjut Agun, untuk jajaran kepengurusan di DPC PDIP Kota Cimahi tidak ada pergantian. Agun mengklaim sudah diperintah Ketut untuk membentuk badan dan sayap partai dalam upaya pemenangan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 yang akan datang. 

"Pak Ketut yang jadi komando. Jangan sampai DPC PDIP Cimahi tidak ada komando untuk memenangkan calon pasangan yang nanti diusung oleh PDIP di Pilgub Jabar, kita semua harus bergerak," katanya.***

Baca Juga

BNN Kota Cimahi Mendapati Pelajar Bawa Pil Terlarang

CIMAHI, (PR).- Masyarakat perlu mewaspadai peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan obat terlarang di kalangan pelajar. Lingkungan sekolah menjadi sasaran peredaran narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.