Imunisasi Difteri Digelar Serentak di Lima Kota

Imunisasi Difteri/ANTARA
Seorang balita menangis saat imunisasi difteri di salah satu klinik kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 5 Desember 2017 lalu. Pemerintah tengah memerangi wabah penyakit difteri dan sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) karena jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphteriae tersebut telah banyak memakan korban jiwa di 20 Provinsi di Tanah Air.*

BANDUNG,(PR).- Penderita difteri mengalami peningkatan. Karena itu Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat akan menggelar imunisasi serentak kepada anak usia 1-19 tahun di lima kota kabupaten dengan angka difteri tertinggi.

Diperkirakan jumlah sasaran yang akan diimunisasi masal melalui kegiatan tersebut sebanyak 3.629.178‎ anak.

Hingga saat ini, jumlah kasus yang tercatat hingga 4 Desember lalu mencapai 116 kasus dengan 13 kematian anak. Sementara hingga Kamis, 7 Desember 2017, jumlah kasus difteri di Jabar menjadi 123 kasus dan belum ada korban tambahan.

Adapun jumlah tersebut disumbang dari Purwakarta dan Karawang. Semua Purwakarta hanya 21 kasus, saat ini sudah menjadi 27 kasus, sedangkan Karawang semula 13 menjadi 14 kasus.

‎Kepala Seksi Surveilan dan Pencegahan Penyakit Dinkes Jabar dr Yus Ruseno mengatakan, adanya penambahan kasus tersebut dikarenakan pasien dirawat di rumah sakit swasta dan telat melaporkannya pada Dinkes setempat.

"Dengan kondisi tersebut, mulai minggu depan akan dilaksanakan ORI (Outbreak Respon Imunization) kepada semua anak mulai 1 sampai 19 tahun di 5 kab kota di Jabar," kata Yus, Kamis, 7 Desember 2017.

Keputusan tersebut merupakan hasil rapat dengan dirjen P2P, Rabu, 6 Desember 2017 lalu. Pada rapat tersebut diputuskan ORI dilaksanakan di 3 provinsi yakni Jabar, DKI dan Banten.

"Untuk Jabar pelaksanaan ORI akan digelar di Karawang, Purwakarta, Depok , Kota dan Kabupaten Bekasi,"ucap dia.

Menurut dia, imunisasi masal tersebut akan dilakukan tiga kali perorangnya yakni 016 yakni imunisasi pertama, lalu setelah satu bulan diimunisasi lahi, terakhir setelah 6 bulan untuk dapat kekebalan yang sempurna.***

Baca Juga