Ada Pisau di TKP Siswa SMK Tewas dengan Luka Tusuk

Ilustrasi/FIAN AFANDI/PR

BANDUNG, (PR).- Seorang  siswa SMK, Fahmi Amrizal (18) ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka tusuk di Gang Hegarmanah Jalan Paralon Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung, Rabu 6 Desember 2017 sekitar pukul 21.30 WIB. Dia diduga menjadi korban penganiayaan.

Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo mengatakan, tubuh pemuda itu pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang baru saja pulang pengajian. Upaya penyelamatan sempat dilakukan dengan membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis. Tetapi dengan luka yang dialami, nyawa korban tidak tertolong.

"Saksi melihat ada seorang pemuda tergeletak di gang, dengan luka- luka kemudian bersama saksi lain dibawa menggunakan angkot ke RS Rajawali. Namun pada saat di rumah sakit meninggal dunia," ujar Hendro, Kamis 7 Desember 2017.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian. Sementara jenazah yang sudah diketahui identitasnya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Sartika Asih untuk pemeriksaan visum et repertum.

"Korban mengalamani luka tusuk di dada kedalaman 4 cm, panjang 4,5 cm dan lebar 2 cm," katanya.

Petugas masih menyelidiki kasus tersebut. Penyelidikan dilakukan dengan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk teman-teman di sekolah korban.

Ditemukan pisau dekat jasad

Ditemukan juga sebilah pisau di lokasi tergeletaknya siswa SMK tersebut. Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, Suparma mengatakan, polisi menyelidiki kemungkinan penggunaan pisau tersebut untuk melukai korban.

"Jadi terdapat luka di dada yang dimungkinkan itu akibat ditusuk dengan benda tajam atau pisau," ujar Suparma kepada PRFM.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan Rabu malam, warga tidak mendengar suara gaduh apapun sebelum kejadian. Bahkan seorang warga hanya mendengar suara geraman saja.  

"Warga sekitaran tidak mendengarkan suara gaduh teriakan atau semacam berantem. Hanya berdasarkan dari warga yang dekat dengan TKP hanya mendengar suara seperti menggeram. Cuman sebentar terus keluar, tahu-tahu memang ada seorang bapak-bapak dan melihat kondisi yang bersangkutan itu sudah dalam kondisi tidak berdaya lagi," tuturnya. ***

Baca Juga

Gubernur Gyeongsangbuk-Do Sebut Tahura Seperti Surga Dunia

BANDUNG, (PR).- Gubernur Gyeongsangbuk-Do, Korea Selatan, Mr. Kim Kwan-yong melakukang kunjungan ke Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperluas hubungan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sejumlah Sopir Angkot Bandung Kirim "Pesan Cinta"

BANDUNG, (PR).- Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung yang tergabung dalam Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat mendatangi kantor DPW PKB Jabar, Jalan Banteng, Kota Bandung, Sabtu 28 April 2018.

3.000 Pelari Bersatu di Unity Run 2018

BANDUNG, (PR).- Puncak peringatan 63 tahun Konferensi Asia Afrika ditutup dengan Unity Run yang dilaksanakan di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Minggu 29 April 2018.

Kepada Wisudawan STKIP Pasundan, Kang Hasan Titip Pendidikan Karakte

BANDUNG, (PR).- Ketua Umum Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia (PAPPI), TB Hasanuddin memberikan motivasi kepada para wisudawan yang lulus dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan, pada Wisuda Sarjana XXXIV dan Magister X STKIP Pasundan tahun akademik 2017-20