Deddy Mizwar Kembali Tegaskan Tak Ada yang Salah dengan Terpilihnya Syaikhu

Konsolidasi/ADE BAYU INDRA/PR
KETUA MPD Partai Demokrat Jabar Deddy Mizwar (keempat kanan), dan Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Irfan Suryanagara (ketiga kanan), mengangkat spanduk bersama-sama, pada Silaturahmi Konsolidasi Pengurus DPD Partai Demokrat Jabar, di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa 5 Desember 2017. Silaturahmi konsolidasi tersebut, sebagai bentuk dukungan pada Deddy Mizwar untuk menjadi Calon Gubernur Jabar 2018 - 2023.***

BANDUNG,(PR).- Untuk pertama kalinya Deddy Mizwar yang telah didapuk sebagai Ketua M‎ajelis Pembina DPD Partai Demokrat Jawa Barat hadir pada acara formal partai. Ia hadir dalam kegiatan silaturahmi dan konsolidasi di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa 5 Desember 2017.

Deddy Mizwar y‎ang lengkap dengan jas birunya saat itu menegaskan kesepakatan dia menjadi bagian Demokrat bukan suatu hal yang aneh. Sebab ialah  dulu yang merupakan bagian dari pendiri partai tersebut.

"Tugas saya sekarang menggerakan mesin partai dengan adanya momentum Pilgub Jabar dan 16 Pilkada Kota dan Kabupaten yang ada di Jabar serta untuk 2019 nanti," ujar dia.

Hal itu pun termasuk mandat dia yang sudah disepakati sebagai calon gubernur dari Demokrat yang dipasangkan dengan Ahmad Syaikhu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai pendampingnya. ‎Dalam kesempatan tersebut Deddy menegaskan sosok Syaikhu yang sempat dikesankan ada rona penolakan atau belum disepakati.

"‎Kenapa keberatan dengan Ahmad Syaikhu, yang bersangkutan clear and clean, pernah di BPKP, auditor, hafiz. Pernah jadi anggota DPRD," kata Deddy.

Menurut dia, sikap PAN yang juga mendukung dia menjadi Cagub saat ini bukan berarti tidak sepakat. Hanya memang PAN saat ini harus menempuh prosedur atau mekanisme partainya.

"‎PAN tidak mengajukan syarat, yang ada PKS mengajukan. PAN bukan tidak sepakat, karena harus ada prosedur, paling lambat minggu depan mereka kasih surat dukungan. Ini teknis saja sesuai dengan mekanisme partai,"ujar dia.

Jangan serakah

Irfan Suryanagara yang juga menimpali terkait kesangsian publik pada Syaikhu mengatakan, selaku kader Demokrat yang terpenting Demokrat punya calon gubernur. Kata dia, tidak mungkin calon wakilnya dari Demokrat juga, itu namanya serakah.

"Yang jelas pilihan kami Demiz dan Syaikhu itu keputusan majelis tinggi. Saya mau saja jadi calon gubernur tapi belum layak dan belum ditakdirkan. Tugas saya berat harus memenangkan Demokrat di 2018 dan 2019," ucap Deddy Mizwar.

Selanjutnya, pihaknya dari pengurus partai akan memaksimalkan mesin partai. Sekarang sosialisasi Deddy sebagai bakal calon gubernur sudah mereka sebar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya mengatakan, silaturahmi dan konsolidasi tersebut merupakan bagian dari pekerjaan politik Demokrat yang ingin menyamakan persepsi, menyatukan semangat kader DPD Demokrat Jabar dalam menghadapi kontestasi di Jabar 2018 nanti.

"Jumat kemarin, Demokrat menjadi partai pertama berikan rekomendasi pada pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu selaku cagub dan cawagub. Deddy sendiri sudah secara resmi menjadi bagian dari Demokrat dengan memiliki KTA Demokrat menduduki Jabatan Majelis Pembina DPD Demokrat Jabar," kata dia.

Hadirnya Deddy bersama perwakilan pengurus DPD se Jabar pada silaturahmi dan konsolidasi DPD Demokrat Jabar tersebut merupakan peristiwa pertama pengurus DPD menyatukan pendapat, semangat untuk menjemput takdir kemenangan.

Pada kesempatan tersebut Asep pun mengungkapkan kembali pengusungan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu bukan suatu yang instan, mereka melalui proses yang panjang.

Sementara itu, pada kegiatan pada saat itu pun para pengurus DPD Demokrat membubuhi tanda tangan dalam kesepakatan pakta integritas. Selain itu, mereka pun kompak membentangkan poster AHY, Irfan Suryanagara dan Deddy Mizwar sambil lantang menyuarakan yel-yel mereka.***

Baca Juga

Deddy Mizwar Terharu dengan Isi Pesan Fahri Hamzah

BANDUNG, (PR).- Deddy Mizwar mengaku terharu dengan postingan Fahri Hamzah di laman Facebooknya yang ditulis dari Mekah. Fahri menulis untuk Deddy Mizwar yang tidak akan bersama lagi dengan Ahmad Syaikhu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)‎ pada Pilgub Jabar 2018.

Psikotes Bikin Puyeng Bakal Calon Pilgub Jabar 2018

BANDUNG,(PR).- Setelah melalui pemeriksaan kesehatan, bakal calon kepala daerah kebanyakan menyoroti soal psikotes yang cukup memakan waktu. Hal ini karena jumlah pertanyaan yang kabarnya mencapai 500 lebih.