Indonesia Menari 2017 Digelar di Tiga Kota, Citra Kirana dan Morgan Oey Hadir di Bandung

Indonesia Menari 2017/WINDY EKA PRAMUDYA/PR
RATUSAN penari menari dalam acara Indonesia Menari 2017 di Paskal 23 Mall, Kota Bandung, Minggu 19 November 2017. Lebih dari 3.000 penari dari komunitas tari, sanggar tari, komunitas muda, sekolah, dan universitas di Indonesia menari secara serentak di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung, dan Solo dengan konsep penggabungan tarian tradisional dan modern.***

BANDUNG, (PR).- Diikuti sekitar 400 penari, Indonesia Menari 2017 berlangsung meriah di Atrium Paskal 23, Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Bandung, Minggu 19 November 2017.

Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya, Indonesia Menari dihelat serentak di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung, dan Solo. Dengan sistem kompetisi, para peserta terbagi menjadi dua kategori yaitu kelompok dan individu.

Pada pelaksanaannya, Indonesia Menari 2017 berlangsung dalam bentuk tarian massal dengan koreografi yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional dan modern.

Para penari tampil dalam durasi empat menit dengan iringan musik yang diaransemen Pongky Prasetyo.

Untuk Indonesia Menari 2017, Pongky menggabungkan enam lagu daerah yaitu Bungong Jeumpa (Aceh), Cik Cik Periuk (Kalimantan Barat), Cingcangkeling (Jawa Barat), Rasa Sayange (Maluku), Si Patokaan (Sulawesi Utara), dan Gemu Fa Mi Re (Nusa Tenggara Timur).

Lagu-lagu itu diputar sebagai musik pengiring para penari. Hasilnya, para peserta menari kompak dengan berbagai improvisasi gerakan. Tak lupa, warna-warni kostum yang dipakai para penari membuat atrium mal tambah semarak.

Tahun ini, Indonesia Menari dikonsepkan Rosmala Sari Dewi dari International Council of Organizations of Folklore Festival & Art Festival (CIOFF) yang bertindak selaku koreografer.

Dia mengemas gerakan tari tradisional yang dikemas secara modern. Para peserta dapat menyaksikan tutorial gerakan Indonesia Menari 2017 melalui https://www.indonesiakaya.com.

Mereka diwajibkan mengikuti gerakan tari yang telah dirancang tetapi gerakan ini terbuka untuk dikreasikan kembali para peserta. Misalnya pada peserta kelompok dapat berkreasi di pola lantai, variasi tinggi rendah pada setiap gerakan, atau pengembangan komposisi koreografi bagi peserta individu.

"Untuk Indonesia Menari 2017 saya mengkolaborasikan beberapa gerakan tari tradisional dari beberapa daerah dengan menyisipkan sedikit gerakan tari modern. Gerakan yang cukup mudah untuk diikuti sehingga para peserta yang bukan penari tak perlu merasa tidak percaya diri untuk berpartisipasi dalam acara ini," kata Rosmala.

Indonesia Menari 2017 dimulai serentak di tiga kota pukul 13.00. Acara ini juga diramaikan kehadiran para pekerja seni yang turut menari bersama dalam kemeriahan acara itu di masing-masing kota.

Aktor Fero Walandouw, Marcell Darwin, serta aktris Yuki Kato menari bersama ribuan peserta di Jakarta. Sementara Ayushita dan Rangga Moela tampil di Solo. Di Kota Bandung, ada Citra Kirana bersama Morgan Oey yang menari bersama para peserta Indonesia Menari 2017.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian menyatakan, program itu merupakan salah satu upaya Bakti Budaya Djarum Foundation untuk mengenalkan seni tari tradisional Indonesia dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Melihat antusiasme masyarakat yang berada di luar Jakarta, tahun ini Indonesia Menari dilakukan di luar Jakarta, yaitu di Solo dan Bandung.

"Kami harap, melalui Indonesia Menari 2017 semakin banyak masyarakat khususnya generasi muda  memiliki keinginan untuk mempelajari tarian tradisional Indonesia. Selain itu, mereka juga bangga akan seni budaya bangsa," ujar Renita.

Menurut Renita dengan nama Indonesia Menari, seharusnya memang pelaksanaannya tak hanya di Kota Jakarta. Selain dihelat di beberapa kota, unsur Indonesia juga hadir lewat lagu dan tari yang mewakili pulau-pulau di Indonesia.

Berikut adalah daftar nama pemenang Indonesia Menari 2017:

5 peserta terbaik kategori individu adalah Nicky Julia, Nur Winda Sari, Putri Nuur Wulansari, Saifa Sirna, dan Neha Nandita R.

Pemenang kategori kelompok di Bandung adalah:
Juara 1: Maheswari
Juara 2: Sasi Kirana Dance
Juara 3: Gandes Pamayang
Kelompok Favorit: Taman Kesenian.***

Baca Juga

Pekerja Sosial Harus Bersertifikat

NGAMPRAH, (PR).- Pekerja sosial harus memiliki sertifikat untuk membuktikan kualitas dan kompetensi mereka dalam menjalankan tugas.