Jurig Cai, Pasukan Bentukan Pemkot Bandung untuk Tangani Banjir

Banjir Kopo/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
SEJUMLAH anak bermain di genangan air banjir di Jalan Kopo, Kota Bandung, Kamis, 16 November 2017. Kawasan tersebut menjadi langganan banjir ketika hujan turun sehingga berimbas terhambatnya arus lalulintas.*

BANDUNG, (PR).- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung menyiagakan Unit Reaksi Cepat (URC), pasukan katak, dan pasukan Jurig Cai untuk menanggulangi banjir yang saat ini tengah terjadi. Tim ini diperkuat 400 personel, lengkap dengan sejumlah peralatan dan pompa penyedot air.

“Untuk pekerjaan yang besar, ada lima pekerjaan yang tengah kami garap untuk menanggulangi banjir. Di antaranya normalisasi sungai Citepus di Pagarsih yang merupakan langganan banjir, normalisasi Citepus setelah jalan Pagarsih, normalisasi sungai Cidurian, Cipamokolan daerah Soekarno-Hatta, dan Cikapundung daerah Sukaluyu,” ujar Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengendalian DPU Kota Bandung, Tedi Setiadi, saat dihubungi, Jumat 17 November 2017.

Ia menjelaskan, kontur Kota Bandung merupakan cekungan yang mudah memunculkan banyak genangan sesaat setelah hujan melanda. Genangan itu tidak selalu banjir, melainkan hanya berupa cileuncang yang tidak lebih dari dua jam akan kembali surut. Maka, Tim DPU Kota Bandung rutin membersihkan sungai, gorong-gorong, dan kali-kali air agar tidak tersumbat, hampir setiap hari.

“Kemarin saya berkeliling memantau Kota Bandung. Misalnya di daerah Tubagus Ismail, Dago, Dipatiukur, Setiabudi, Pasirkaliki, Gedebage, Margahayu, dan lainnya. Yang agak besar itu ada di Rancabolang, Cikadut dan Antapani,” katanya.

Proyek penanggulangan skala besar juga sedang diupayakan. Salah satunya normalisasi sungai Citepus daerah Pagarsih. Saluran baru berukuran 5 x 4 meter akan berfungsi sebagai basement air atau tol air tambahan dari saluran lama berukuran 3 x 4 meter.

Tedi pun berharap masyarakat segera melaporkan apabila terjadi banjir kepada DPU, terutama melalui UPT terdekat antara lain Bojonegara, Cibeunying, Tegallega, Karees, Gedebage, serta Ujungberung. Tedi juga mengimbau warga agar menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air lainnya. Sebab, tim kebersihan sungai bisa mengangkut tiga hingga empat truk per hari.

“Bantu kami dengan paling tidak membersihkan kali-kali air di depan rumah masing-masing, karena itu akan membantu mengurangi sedimentasi. Kami sudah berupaya, tetapi kami juga meminta bantuan dari warga agar sama-sama bertanggung jawab karena keterbatasan. Kami mohon maaf karena tidak bisa seluruhnya dilayani,” ujarnya.

Tak pernah berhenti tangani banjir

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Pemkot Bandung tidak akan pernah berhenti untuk memperbaiki permasalahan banjir. Penangangan banjir ini telah diupayakan melalui anggaran dan pelaksanaan proyek.

“Tetapi ini mah sambil mengerjakan, harus komprehensif, karena urusan air kan ada dari gunungnya juga. Beresin si wadahnya di gunung tidak ada kebijakan yang melindungi, limpahan airnya kan tidak ketampung juga,” ujarnya.

Saat ini, kata Ridwan, Sungai Citepus bagian Pasteur sudah selesai dikerjakan. Pemkot Bandung sudah menyelesaikan sebagian penanggulangan banjir di Gedebage, kolam retensi Sarimas dalam proses. “Tinggal yang Gedebage jangka panjang, karena masih pembebasan lahan itu bikin danau raksasa. (Terkait banjir Rancasari) Saya sudah perintahkan dulu, ada tanggul jebol yang harus diperbaiki,” ujarnya. ***

Baca Juga

Kota Bandung Kembali Dianugerahi Smart City 2017

WAKlL Wali Kota Bandung Oded M.Danial mengatakan, penghargaan yang kembali diterima oleh Kota Bandung merupakan hasil dari kerja keras dan keuletan semua pihak baik Pemerintah Kota Bandung.

Pemkot Bandung dan Lions Club Bagikan 1.500 Kacamata Gratis

PEMERINTAH Kota Bandung bersama Lions Club Indonesia serta Essilor Vision Foundation membagikan sekitar 1.500 kacamata gratis serta pelayanan periksa Mata Gratis kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Bandung.

Warga Cibiru Salat Berjemaah di Lapangan Terbuka

SUBUH keliling menjadi program Pemerintah Kota Bandung yang kini rutin dijalankan Pimpinan Kota Bandung disetiap minggu, salah Satunya Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto yang sudah rutin menggelar Shalat Shubuh Keliling ke setiap daerah di Kota Bandung di Hari Minggu.