Bus Hantam Pesawat di Bandara Husein Sastranegara, Ini Nasib 100 Penumpang

Simulasi pemadaman/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PETUGAS mengevakuasi penumpang pesawat komersial Camar Air Boeing 737 800 yang terbakar saat simulasi keadaan darurat di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis 16 November 2017. Simulasi penanggulangan keadaan darurat (PKD) penerbangan tersebut untuk mengukur ketanggapan dan kecepatan personel dengan unit lain dalam menanggulangi masalah keadaan darurat.*

BANDUNG, (PR).- Bus khusus penumpang prioritas menghantam pesawat komersial Camar Air pada engine sebelah kanan pesawat Boeing 737 800 tujuan Bandung-Balikpapan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis 16 November 2017.

Akibatnya, sayap sebelah kanan pesawat terbakar, tetapi 100 penumpang dapat diselamatkan dan 2 pembajak bus tewas terjebak di dalamnya.

Insiden itu bermula pada pukul 8.45 ketika dua calon penumpang memaksa untuk menggunakan bus penumpang prioritas. Meski dilarang petugas, kedua penumpang malah memukul sopir bus dan membajak kendaraan. 

Dengan kecepatan tinggi menuju landasan pacu, pembajak tak bisa mengendalikan bus hingga menghantam pesawat Camar Air. Petugas Aviation Security (Avsec) segera menerjunkan tim untuk memadamkan kebakaran, mengamankan area, dan menyelamatkan penumpang.

Simulasi keadaan darurat

Begitulah simulasi keadaan darurat yang digelar atau Airport Emergency Exercise yang digelar PT Angkasa Pura II bekerja sama dengan Lanud Husein Sastranegara. Simulasi ini dihadiri oleh Dirut Angkasa Pura II Director of Engineering dan Operation Djoko Murjatmodjo, Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Eko Prihadi, dan Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang Imam Handojo. 

"Hari ini di husein kami adakan acara penanggulangan keadaan darurat (PKD) penerbangan. PKD ini untuk menguji antara lain SOP. Kalau terjadi keadaan darurat, SOP nya sudah bener atau belum," ujar Djoko seusai simulasi, Kamis 16 November 2017.

Dengan simulasi ini, pihaknya dapat menilai dan mengukur ketanggapan dan kecepatan personel dengan unit lain dalam menanggulangi masalah keadaan darurat. "Mengukur apakah ambulans sudah sesuai range waktu sejak pemberitahuan hingga datang ke bandara, damkar berapa menit ke bandara, personel cukup atau tidak, kesigapan dan keterampilan personel siap atau tidak," ucapnya.

Pelaksanaan simulasi ini digelar Angkasa Pura 2 setiap dua tahun sekali. Setelah ini, Djoko mengaku akan mengevaluasi di dalam forum Komite Keselamatan Bandar Udara dan Komite Keamanan Bandar Udara. Dalam komite yang berkumpul setiap tiga bulan sekali tersebut, selain unsur bandara, TNI AU, maskapai asing dan domestik, dan unit lain yang terlibat, seperti rumah sakit dan lain-lain. 

"SOP sudah sesuai standar internasional. Tapi kalau tidak diadakan latihan, apakah personel familiar dengan SOP nya. Atau ketika ada kecelakaan baru buka SOP, habis tuh pesawat. Jadi mestinya tanpa harus belajar lagi makanya digelar latihan," tuturnya.***

Baca Juga

Ini Hasil Lengkap KPID Jabar Award 2017

BANDUNG, (PR).- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat kembali menggelar KPID Jabar Award tahun ini. KPID Jabar Award yang digelar untuk ke-10 kalinya ini kembali memberikan apresiasi kepada insan penyiaran di Jawa Barat.

Warga Cibiru Salat Berjemaah di Lapangan Terbuka

SUBUH keliling menjadi program Pemerintah Kota Bandung yang kini rutin dijalankan Pimpinan Kota Bandung disetiap minggu, salah Satunya Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto yang sudah rutin menggelar Shalat Shubuh Keliling ke setiap daerah di Kota Bandung di Hari Minggu.