Buni Yani: Saya Akan Terus Berjuang

Buni Yani/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
TERDAKWA perkara pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik, Buni Yani saat menjalani sidang putusan di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa, 14 November 2017. Dalam sidang tersebut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis bagi dirinya 1,5 tahun, namun dalam putusannya tidak ada perintah kurungan karena dinilai masih ada upaya hukum lainnya.*

BANDUNG, (PR).- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara terhadap terdakwa Buni Yani. Ia dinyatakan bersalah melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Atas vonis tersebut, Buni Yani mengaku merasa terzalimi. "Saya divonis 1,6 tahun, dan saya merasa terdzalimi. Saya masih akan terus berjuang dan mengajukan banding," ujar Buni Yani saat menemui massa pendukungnya, seusai sidang, Selasa, 14 November 2017.

Buni Yani menemui massa pendukung yang memadati area sekitar ruang sidang di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung sekitar pukul 15.55 WIB. Ia menemui massa di bawah guyuran hujan, dengan didampingi kuasa hukumnya.

Adapun kuasa hukum Buni Yani mengatakan, pihaknya akan terus mengawal dan memperjuangkan kasus tersebut hingga keadilan ditegakkan.

Siang itu massa pendukung Buni Yani memang memadati ruang sidang dengan agenda pembacaan vonis di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung.

Tidak hanya di dalam ruang sidang, di luar gedung juga dibanjiri massa pendukung mengatasnamakan presidium alumni 212.

Kedatangan massa pendukung tersebut untuk mengawal persidangan. Bahkan unjuk rasa yang mereka lakukan memaksa aparat kepolisian menutup akses di Jalan Seram juga sebagian Jalan Ambon.

Pembacaan vonis

Menurut hakim terdakwa Buni Yani terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 31 ayat 1 jo pasal 48 ayat 1 Undang - Undang RI nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Eleltronik jo Undang - Undang RI nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11/2008 tentang ITE.

Menurut hakim Buni Yani telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menambah, mengurangi, melakukan transmisi dan menghilangkan suatu informasi elektronik dan dokumen elektronik milik orang lain. Dan oleh karena itu menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun enam bulan.

Putusan tersebut sudah berdasarkan pertimbangan. Hal memberatkan kata hakim, perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan antar umat bergama, tidak mengaku bersalah, dan seorang dosen yang harusnya memberikan contoh.

Hal meringankan menurut hakim, terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya. Dan mempunyai tanggungan keluarga.

Namun dalam putusan hakim tersebut tidak ada perintah kurungan. Sebab menurut hakim masih ada upaya hukum lainnya. Atas putusan tersebut kuasa hukum Buni Yani langsung menyatakan banding. Sementara dari jaksa menyatakan pikir-pikir. (Dani Ramdani)***

Baca Juga

Sidang Vonis Buni Yani Digelar Hari Ini

BANDUNG, (PR).- Hari ini, Buni Yani akan menjalani sidang pembacaan vonis. Polisi menyiagakan personel untuk mengamankan sidang hari ini.

Sidang Vonis, Alumni Aksi 212 Bela Buni Yani

BANDUNG, (PR).- Sejumlah massa melakukan aksi unjuk rasa di halaman depan Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa, 14 November 2017. Aksi itu digelar bertepatan dengan sidang vonis Buni Yani.