Resmi Diusung PPP, Ridwan Kamil Masih Persilakan Partai Lain Bergabung

Ridwan Kamil/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Ridwan Kamil masih membuka peluang untuk berkomunikasi dengan Partai Golkar. Meskipun koalisi partai pendukung seusai aturan sudah cukup, Ridwan diminta memperluas dukungan dari partai lain.

“Justru saya ditugaskan untuk memperlebar (komunikasi). Jadi, kesimpulannya saya membuka komunikasi, termasuk ke Golkar, ke mana-mana, mudah-mudahan,” kata Ridwan, di Bandung, Rabu, 25 Oktober 2017.

Seperti diketahui, Ridwan Kamil resmi didukung PPP, Selasa, 24 Oktober 2017. Sokongan PPP menjadikan jumlah koalisi gabungan partai pendukung Ridwan menuju Pilgub Jabar 2018 menjadi 21 kursi, mengikuti dukungan Partai Nasdem dan PKB.

Hampir di saat bersamaan, muncul kabar munculnya surat rekomendasi DPP Partai Golkkar bagi Ridwan Kamil. Bahkan, Partai Golkar dikabarkan telah memasangkan Ridwan dengan Daniel Muttaqien Syafiuddin, anggota DPR dari Partai Golkar.

Walau demikian, Ridwan Kamil tidak mau menanggapi kabar surat rekomendasi Partai Golkar itu sebelum adanya keabsahan fisik surat yang ia terima langsung. Ridwan mengaku belum melihat SK dari Golkar itu, meskipun melakukan komunikasi intens dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Saat ini, Ridwan Kamil mengaku tenang dengan terpenuhinya 21 kursi dari partai koalisi sebagai ambang batas pencalonan dirinya di Pilgub jabar 2018.

“Bucat bisul istilahnya mah, kegalauan sudah hilang. Sekarang fokus pada persiapan pemenangan,” ujar Ridwan.

Terbuka dengan partai lain

Terbukanya pintu bagi partai lain yang ingin bergabung juga merupakan sikap dari partai koalisi yang telah mendukung Wali Kota Bandung itu. Ridwan telah diberi mandat untuk membuka kesempatan komunikasi dengan partai lain. Jika ada partai yang tertarik, ia dan partai koalisi akan membicarakan syarat-syarat yang diajukan calon partai yang akan bergabung.

“Per hari ini saya sudah 21 (kursi syarat dukungan), jadi reugreug (tenang) kan. (Bagi partai lain) mau gabung, Alhamdulillah, enggak juga enggak masalah. Tetapi kalau mau gabung kalaupun ada syarat mari kita bicarakan. Kan setelah ini mah partai-partai. Yang mau gabung silakan, cuma kan apakah memberi syarat, yang harus dibahas, saya kira enggak ada masalah (partai manapun). Jadi intinya dari dulu juga saya sangat terbuka,” ujarnya.

Dalam syarat dukungan terhadap dirinya, PPP menitipkan program-program pembangunan keislaman yang lebih dominan. PPP juga mengajukan kadernya yang juga Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum, sebagai wakil Ridwan di Pilgub Jabar.

Walau demikian, ia masih harus membahas usulan wakil tersebut bersama agar partai koalisi nyaman.

“(Pak Uu belum pasti?) Bukan belum pasti. Kan yang namanya pasti mah pendaftaran (ke KPU) di Januari, saya juga masih belum pasti. Tetapi per hari ini koalisi sudah ada, usulan wakil sudah ada, tinggal dikomunikasikan, disosialiasasikan dengan cara yang baik,” ujarnya.***

Baca Juga

PPP: Ridwan Kamil Jangan PHP

BANDUNG, (PR).- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta Ridwan Kamil untuk segera mendeklarasikan Uu Ruzhanul Ulum sebagai calon wakil gubernur sebelum 25 Desember 2017 mendatang.

Emil Didatangi Orang Golkar

BANDUNG, (PR).- Ketua Harian Badan Pengendali Pemenangan Pemilu Golkar Jawa Barat MQ Iswara menyambangi rumah dinas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Jumat 24 November 2017.

Ridwan Kamil Bebas Pilih Wakil

BANDUNG, (PR).- Calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diberi keleluasaan untuk menentukan sendiri calon wakil gubernur yang akan mendampinginya nanti di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.