Angin Kencang di Kabupaten Bandung, 82 Rumah Rusak

Pohon Tumbang/ECEP SUKIRMAN/PR
SEBUAH pohon cengkeh tumbang dan menimpa rumah warga di Kampung Batureog, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung setelah tersapu angin kecang yang disertai hujan lebat yang terjadi pada Sabtu 21 Oktober 2017 petang.*

SOREANG, (PR).- Sedikitnya 82 rumah di 5 desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung, rusak diterjang hujan diiringi angin kencang pada Sabtu 21 Oktober 2017 petang. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung masih melakukan pendataan di beberapa lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari BPBD Kabupaten Bandung, dari ke-5 desa yang diterjang angin puting beliung itu, rumah warga yang paling banyak diterjang angin puting beliung terdapat di Desa Campakamulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung sebanyak 30 rumah.

Sedangkan 4 desa lainnya yakni Desa Cipinang, Kecamatan Cimaung (17 rumah), Desa Malasari (19 rumah), Desa Pasirhuni (3 rumah), dan Desa Cimaung (13 rumah). Dari 82 rumah yang diterjang angin puting beliung tersebut, 3 rumah di antaranya mengalami rusak berat, salah satu di antaranya yakni rumah milik Agus di Desa Cimaung.

"Sebagian besar rumah yang diterjang angin puting beliung tersebut mengalami rusak ringan. Anggota kami sekarang masih melakukan pendataan di lokasi kejadian yang tersebar di beberapa titik. Kerugian material mencapai diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Namun, kami akan terus melakukan assesment di lapangan," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan saat dikonfirmasi, Sabtu 21 Oktober 2017 malam.

Menurut Tata, setelah dilakukan pendataan terhadap rumah korban puting beliung tersebut, BPBD bersama warga dan unsur masyarakat lainnya segera melakukan pembersihan material bangunan dan pohon yang terbawa angin puting beliung. Rencananya, lanjut Tata, pembersihan akan dilakukan Minggu 22 Oktober 2017 pagi.

Pohon tumbang

Selain terjadi angin puting beliung yang menghancurkan rumah warga, sejumlah pohon pun tumbang akibat tersapu kencangnya angin pada saat itu. Dilaporkan terdapat beberapa lokasi yang terjadi pohon tumbang di antaranya yakni di ruas jalan Banjaran-Soreang di wilayah Cirengit, Desa Tangjungsari, Kecamatan Cangkuang; Jalan Raya Pangalengan di sekitar Kampung Batureog, Kecamatan Cimaung; dan Kampung Kolelegan, Desa Pasirmulya, Kecamatan Banjaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

"Kami bersama warga sekitar dibantu relawan siaga bencana langsung membersihkan pohon yang tumbang ke jalan raya agar lalu lintas berjalan normal. Pohon tumbang yang mengenai rumah warga, langsung dibersihkan petugas gabungan bersama warga sekitar," ungkap Tata.

Selain menyebabkan pohon tumbang, angin kencang pun menyebabkan robohnya papan reklame di Kampung Lengkong, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang. Robohnya papan reklame tersebut menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Bojongsoang-Buahbatu.

"Untuk papan reklame yang menimpa badan jalan, langsung dibersihkan petugas Damkar Kota Bandung dan Damkar Kabupaten Bandung dibantu kepolisian setempat," ungkap Tata.***

Baca Juga

Warga Bandung Selatan Khawatir Banjir Meninggi

SOREANG, (PR).- Masyarakat terdampak banjir luapan Sungai Citarum masih khawatir jika banjir menerjang pemukiman mereka lagi. Meskipun banjir mulai surut pada Rabu, 8 November 2017 siang.

Longsor Timpa Rumah, Polsek Ibun Bantu Korban

SOREANG, (PR).- Kepolisian Sektor Ibun kembali menyalurkan bantuan material bahan bangunan kepada korban longsor yang terjadi pada Selasa 7 November 2017.

Banjir Bandung Selatan Meluas

SOREANG, (PR).- Diguyur hujan sejak Selasa siang hingga Rabu dini hari, 14-15 November 2017, wilayah Kabupaten Bandung kembali dikepung banjir.