Ajay-Ngatiana Diminta Segera Atasi Permasalahan Kota Cimahi

Ajay-Ngatiana/ANTARA
Walikota Ajay M. Priatna (kiri) dan Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana (kanan) berpose bersama usai pelantikan di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 22 Oktober 2017. Ajay M. Priatna dan Ngatiyana resmi menjabat Walikota dan Wakil Walikota Cimahi periode 2017-2022.

Bandung, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik pasangan Ajay M Priatna dan Ngatiyana menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi periode 2017-2022, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Minggu, 22 Oktober 2017.

Usai melantik pasangan tersebut, Gubernur Aher berpesan kepada pemimpin baru di Kota Cimahi itu untuk langsung bekerja membuat solusi terhadap permasalahan yang ada.

"Saya kira tidak ada masa transisi, langsung bekerja keras. Jalankan janji dan membuat solusi permasalahan perkotaan," kata Aher, Seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Ia juga meminta Ajay dan Ngatiyana membangun sumber daya manusia serta memajukan sektor pendidikan, infrastruktur dan kesehatan.

"Sektor infrastruktur perkotaan harus ditata termasuk drainasenya. Ancaman kota yang sedang berkembang kan banjir, termasuk di Cimahi," kata dia.

Selain itu, ia juga berpesan kepada Ajay dan Ngatiyana untuk berkomitmen menjaga integritas.

Jangan tergoda korupsi

Pada kesempatan tersebut Aher juga berbagi sedikit 'rahasia' untuk tidak tergoda melakukan korupsi saat menjabat sebagai kepala daerah.

"Pokoknya jangan mencari-cari yang tidak ada. Integritas moral, memegang teguh aturan main dan bekerja keras untuk masyarakat," ujar dia.

Tidak punya program

Sementara itu, Wali Kota Cimahi terpilih, Ajay M Priatna tidak mempunyai program 100 hari pertama kerja di kepemimpinannya.

Menurut dia, pada awal masa kepemimpinan akan dimanfaatkan untuk konsolidasi dengan mitra kerja pemerintahan sekaligus menyusun solusi atas permasalahan yang ada di Kota Cimahi.

"Program 100 hari tidak ada dalam aturannya, tapi seolah sudah menjadi tradisi. Yang pertama konsolidasi lah dengan mitra kerja saya. Menyamakan persepsi, menyamakan semangat dalam memajukan Cimahi," katanya.

Ia mengatakan penguatan internal di pemerintahan ia nilai sangat penting dan walaupun daerah yang dipimpinnya tidak luas, hanya mempunyai tiga kecamatan, namun permasalahan yang ada sangat banyak dan kompleks.

Ajay mengatakan fokus yang akan dibenahi dan dipastikan di sektor penting seperti infrasktuktur, kesehatan dan pendidikan.

"Masalah penuntasan banjir di Melong yakni daerah di Kecamatan Cimahi Selatan menjadi salah satu prioritas. Ke depan nanti itu menjadi kenangan," kata dia.

Ajay M Priatna menjabat sebagai Wali Kota Cimahi menggantikan Atty Suharti yang tersandung kasus korupsi.

Dirinya menyadari bahwa masyarakat akan menyoroti integritas selama kepemimpinannya sehingga ia memastikan bahwa amanat yang diembannya akan dijalankan dengan baik dan sesuai aturan.

"Tentunya tidak boleh lagi ada tindakan korupsi. Saya akan menjalankan amanat yang dibebankan sesuai peraturan. Semangatnya sama, tidak boleh lagi ada cerita korupsi. Kami tidak akan korupsi," janji Ajay.***

Baca Juga

Buruh Cimahi Tak Puas dengan Rekomendasi UMK 2018

CIMAHI, (PR).- Ratusan buruh Kota Cimahi kembali turun ke jalan, Senin, 20 November 2017. Mereka tak puas akan besaran rekomendasi Upah Minimum Kota (UMK) Cimahi 2018 yang mengacu PP No. 78/2015 tentang Pengupahan.

Semringah Aher dan Mobil Kuno Penyokong Pariwisata Jabar

BANDUNG, (PR).- Senyum semringah mengguar dari sudut bibir Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, kala mengemudikan sendiri sebuah mobil kuno berplat D1 di halaman rumah dinasnya, Gedung Pakuan, Selasa, 21 November 2017.