Ridwan Kamil Laksanakan Salat Subuh Berjemaah Bersama Imam Besar Masjid Al- Ikhlas Saudi Arabia

Subuh berjamaah/DOK. HUMAS PEMKOT BANDUNG
WALI Kota Bandung Ridwan Kamil menyapa warga setelah salat subuh berjamaah bersama imam Besar asal arab Syeikh Abdulrahman Al-Ausi di Masjid Besar Trans Studio Bandung, Sabtu 21 Oktober 2017.*

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, menurut salah satu ulama, ciri-ciri fisik kebangkitan umat Islam dapat dilihat dari salat subuhnya, jika salat subuhnya ramai seperti salat Jumat, hal itu merupakan salah satu ciri kebangkitan umat Islam.

Maka dari itu, menurut Ridwan Kamil, Pemerintah Kota Bandung menggagas program salat subuh berjamaah sebagai langkah nyata untuk menyerukan kepada sesama muslim dalam membangkitkan kembali kejayaan agama Islam.

"Menurut salah satu ulama besar, ciri-ciri secara fisik kebangkitan Islam ialah dapat dilihat dari salat subuhnya. Kenapa? Jika salat subuhnya sudah ramai seperti salat Jumat niscaya itulah ciri kebangkitan umat Muslim. Kami dari Pemerintah Kota Bandung sangat bersemangat mengajak kepada seluruh umat Muslim yang ada di Kota Bandung untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Sekarang di Kota Bandung ada 3.000 masjid yang kami gerakan dengan program subuh berjamaah dan magrib mengaji. Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita makmurkan masjid," ujarnya saat memberikan sambutan seusai melaksanakan salat subuh berjamaah bersama imam Besar asal arab Syeih Abdulrahman Al-Ausi di Masjid Besar Trans Studio Bandung, Sabtu 21 Oktober 2017.

Ridwan Kamil mengucapkan rasa senangnya karena di Kota Bandung, anak mudanya banyak yang memakmurkan masjid. Sebagai langkah positif untuk memakmurkan masjid, Pemerintah Kota Bandung melalui program kredit mesranya ingin menjadikan masjid sebagai tempat yang banyak memberikan kebaikan bahkan kesejahteraan umat. 

"Saya sangat senang. Alhamdulillah pemuda-pemudi di Kota Bandung sangat rajin memakmurkan masjid. Lihat saja pemuda hijrah yang berbondong-bondong memberikan nilai-nilai kebaikan kepada sesama. Jadi, itu menjadi motivasi kita dalam menyebarkan kebaikan. Di Kota Bandung udaranya sejuk, banyak tamannya, banyak program yang inovatif, warganya bahagia termasuk lansianya. Jadi, nikmat Allah mana lagi yang kau dustakan wahai warga Bandung," serunya.

Di sisi lain, Syeikh Abdulrahman Al-Ausi mengatakan, dia senang dengan Kota Bandung selain udaranya yang sejuk, masyarakatnya juga ramah dan rajin melaksanakan sholat di masjid sehingga dia merasa betah berada di Kota Bandung.

"Alhamdulillah, saya bisa datang ke Kota Bandung. Udaranya enak untuk dihirup, sejuk juga. Selain itu, orang-orang sangat ramah dan sopan. Alhamdulillah saya sangat betah di sini," tuturnya.

Syeikh Abdulrahman Al-Ausi adalah Imam masjid dan khatib di Masjid Al-Ikhlas, Khobar, Saudi Arabia yang terkenal dengan suaranya yang merdu saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran sehingga sangat dikagumi oleh jamaahnya.

Sebagai penutup, Syeikh Abdulrahman Al-Ausi berharap, suatu saat ingin kembali lagi ke Kota Bandung untuk melihat perkembangan Islamnya, kondisi masyarakatnya dan dirinya memiliki doa khusus untuk kemakmuran masyarakat Kota Bandung.

"Saya sudah beberapa kali datang ke Indonesia dan Kota Bandung sangat berkesan bagi saya. Insyaallah suatu saat nanti jika ada kesempatan lagi, saya ingin kembali ke Kota Bandung untuk melihat perkembangan ajaran islamnya, tidak hanya itu saya doakan Kota Bandung selalu dijaga oleh Allah SWT. Dimakmurkan masyarakatnya dan disehatkan pemimpin," katanya.***

Baca Juga

Ridwan Kamil Minta Ada Kajian Dampak Era Digital pada Manajemen

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil membuka Musyawarah Nasional (Munas) IX Asosiasi Manajemen (AMA) Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan oleh AMA Indonesia Cabang Bandung di Prama Grand Preanger Bandung, Jumat, 10 November 2017.