Eggi Sudjana Coba Peruntungan di Pilgub Jabar

Lima pasangan calon independen jajaki sosialisasi KPU/NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG, (PR).- Pengacara Eggi Sudjana kembali mencoba peruntungannya dalam pemilihan gubernur/wakil gubernur Jawa Barat 2018-2023 melalui jalur independen.  Isyarat Eggi ikut serta dalam Pilgub Jabar 2018 terlihat dari timnya yang menghadiri undangan KPU Jabar dalam sosialisasi proses pendaftaran jalur independen.

Sosialisasi berlangsung di Aula Setia Permana KPU, Jalan Garut, Kota Bandung, Kamis 19 Oktober 2017.  Selain Eggi, ada empat nama bakal calon independen yang saat itu mengirimkan timnya. Di antaranya, tim Gatot K, Deni N, dan Adjie Sudjatmiko.

Ardi Subarkah, salah seorang tim Eggi Sudjana menuturkan, pihaknya hadir pada undangan KPU untuk menyerap informasi mengenai pendaftaran dan teknis verifikasi. Sementara pihaknya sudah melakukan persiapan jelang pendaftaran sejak beberapa bulan lalu.

"Kami sudah melakukan persiapan menjaring dukungan di 27 kota/kabupaten sejak beberapa bulan lalu," kata dia.

Ketika ditanyakan terkait jumlahnya yang harus mencapai 2,1 juta lebih dukungan atau KTP, Ardi mengaku belum sampai melakukan verifikasi internal. Namun pihaknya yakin bakal memenuhi syarat dukungan yang ditetapkan KPU Jabar yaitu 6,5 persen dari DPT terakhir.

"Yang pasti sudah tersebar dukungan untuk pak Eggi karena basis kami itu elemen buruh dan pesantren-pesantren yang banyak di Jabar," ujar dia.

Lima peminat jalur independen

Sementara itu, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan, selama ini pihaknya sudah menerima lima pihak yang sempat menanyakan perihal proses jalur perseorangan.

"Beberapa lalu ada lima orang paslon yang berkomunikasi, tim Aa Gym, Eggi Sudjana, dan tim Ayi Nurhambali dan ada dua orang lagi tapi saya lupa siapa," ujar dia terpisah.

Namun sejauh ini pihaknya tetap membuka kesempatan kepada siapapun untuk mendaftar sbagai bakal calon gubernur/wakil gubernur Jabar dari jalur perseorangan. Hingga akhirnya penyerahan berkas dukungan dilakukan mulai 22-26 November 2018 mendatang. Pihaknya sebelumnya menyatakan pihaknya siap memfasilitasi tiga pasangan calon untuk jalur perseorangan pada Pilgub Jabar 2018 ini.

Sementara itu, pada kegiatan undangan terbuka tersebut, pihaknya mengundang masyarakat yang punya niat untuk mencalonkan diri untuk pilgub Jabar.

"Intinya kita ingin memberikan informasi sosialisasi terkait dengan persyaratan, kalau mereka mau nyalon, kemudian tata cara aseperti apa, karena perseorangan ini khas. Sebelum daftar harus diawali kegiatan penyerahan dukungan sebesar 6,5 persen darir jumlah DPT terakhir Pilpres 2014 yang tahun itu sekitar 2,1 juta lebih harus diserahkan bulan November," tutur dia.

 Nanti, kata dia, ada tata cara penyerahannya supaya lancar kemudian tatacara menyusun dukungannya, mengisi form, menyusun dukungan KTP.

"Hal-hal teknis. Kan sekarang masih ada waktu 1 bulan lagi, dari sekarang harus disiapkan sesuai dengan format yang disiapkan KPU jabar. Nantinya pas waktunya pendaftaran lancar. Pemahaman sama, tidak ada adu reugeung," ujar dia.***

Baca Juga

DPRD Minta Media Tetap Netral pada Pilkada 2018

BANDUNG, (PR).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ‎(DPRD) Jawa Barat meminta media massa tetap berlaku Netral dan independen dalam menghadapi pesta demokrasi 2018 di Jabar.

Kesehatan Bapaslon Bakal Diperiksa Tim Profesional

BANDUNG,(PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat melakukan Naskah nota kesepahaman (MoU) tentang pemeriksaan kesehatan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Pilgub Jabar 2018 bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jabar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jabar Brigjen dan Himpunan