Siswa dan Guru MAN 1 Galang Dana dan Doa Bersama untuk Rohingya

Solidaritas Rohingya dari MAN 1
Solidaritas Rohingya dari MAN 1/RIRIN NF/PR

CIMAHI, (PR).- Ratusan siswa dan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cimahi menggelar aksi solidaritas dan peduli Rohingya di kampus MAN 1 Cimahi Jalan Kihapit Barat Leuwigajah Kota Cimahi, Jumat 15 September 2017. Aksi solidaritas dilakukan lewat doa bersama dan pengumpulan donasi hingga terkumpul Rp 15 juta.

Kegaiatan aksi solidaritas tersebut diawali dengan pembacaan surat Yasin, doa dan tablig akbar dipimpin Ustad Toni Mashud dari Dai Peduli Kota Cimahi. Dalam tausyiahnya, Ustad Toni Mashud mengatakan, yang dihadapi umat Muslim Rohingya di Rakhine Myanmar adalah bencana kemanusiaan.

"Mereka mengalami kepedihan yang luar biasa, hak-hak mereka sebagai makhluk diabaikan, mereka dibantai, mereka diperkosa dan mereka dibunuh. Sebagai umat Islam kita harus peduli dan membantu mereka, terutama mendoakan agar diberi keselamatan oleg Allah SWT," ujarnya.

Kepala Sekolah MAN 1 Cimahi Eulis Nurhasanah mengatakan, aksi solidaritas digagas oleh semua civitas akademika termasuk dari siswa karena merasa prihatin terhadap nasib yang dihadapi oleh umat Muslim Rohingya di Rakhine Myanmar.

"Tujuannya untuk meringankan dan membantu saudara-saudara kita sesama muslim di Rohingya, sesuai dengan tuntunan Al Qur'an. Membantu dengan do'a agar apa yang dialami Muslim Rohingya cepat berakhir serta mambantu dengan harta untuk meringankan beban mereka yang kehilangan harta benda dan tidak memiliki bahan makanan," ujarnya.

Dalam aksi penggalangan dana tersebut, terkumpul uang sebesar Rp 15 juta lebih.

"Uang tersebut akan kami serahkan kepada Kanwil Kemenag Jawa Barat untuk didonasikan kepada Muslim Rohingya," tandas Eulis.***

Baca Juga

Angkutan Online Tak Beroperasi, Omset UKM Menurun

CIMAHI, (PR).- Pelaku UKM mengeluhkan imbas kisruh angkutan online dan angkutan konvensional di Kota Cimahi. Banyaknya angkutan online yang tiarap membuat mereka kesulitan mengirim pesanan ke pelanggan.

Angkot Beroperasi Lagi, Warga Takut Diturunkan di Jalan

CIMAHI, (PR).- Sempat melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes keberadaan angkutan berbasis online (angkolin), angkutan kota (angkot) wilayah Kota Cimahi kembali beroperasi, Selasa 11 Oktober 2017.