Bandung Butuh Paket Wisata Baru Agar tak Jenuh

Ilustrasi/USEP USMAN NASRULLOH/PR

BANDUNG, (PR).- Kota Bandung harus mengemas paket wisata baru untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Bagi wisatawan Malaysia dan Singapura, pariwisata Kota Bandung belum menawarkan hal baru yang bisa menarik mereka untuk kembali.

“Wisatawan Malaysia dan Singapura jenuh ke Bandung karena yang ditawarkan itu lagi itu lagi,” ujar Kepala Bidang Media Online Mancanegara Kementerian Pariwisata Martini Mohamad Paham, seusai sosialisasi branding “Stunning Bandung”, di Bandung, Kamis, 14 September 2017.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, Kota Bandung menjadi destinasi wisata menarik bagi warga kedua negara tetangga itu. Hasil itu didapat dari Visit Indonesia Tourism Office (Vito) di Malaysia dan Singapura.

Indonesia memiliki 19 kantor perwakilan pariwisata itu di sejumlah negara, termasuk Jerman, Perancis, Belanda, dan lainnya. Kantor tersebut berisi personel yang siap mencari data potensi wisatawan, serta kegiatan promo di luar negeri.

Ia yakin, Kota Bandung bisa menawarkan sejumlah paket wisata dengan kemasan menarik, meskipun menggunakan lokasi wisata lama. Apalagi jika ditunjang dengan kawasan wisata baru seperti taman-taman cantik hasil revitalisasi.

Bandung juga unggul dalam kreatifitas untuk menciptakan aktraksi baru seperti Teras Cihampelas.

“Produknya bisa itu lagi, tetapi strategi penjualannya yang harus menggoda. Bandung itu kreatif banget, penamaan taman kota bisa menjadi cara untuk mengangkat branding Bandung, seperti Cihampelas Skywalk, yang berguna untuk identifikasi calon wisatawan di pasar luar negeri,” ujarnya.

Dalam acara itu, Kementerian Pariwisata menyosialisasikan “Stunning Bandung” sebagai nama promosi Kota Kembang kepada para wisatawan. Pemerintah memilih 10 destinasi wisata prioritas mulai Bandung, Bali, Banyuwangi, Jakarta, Bunaken-Wakatobi-Raja Ampat, Yogyakarta-Solo-Semarang, Lombok, Makassar, Medan, dan Kepulauan Riau.

Slogan yang diangkat adalah “Stunning Bandung: Where the wonders of West Java begins.” Nama tersebut bermakna, Bandung sebagai gerbang pariwisata Jawa Barat.***

Baca Juga

Pemkot Bandung Belum Akan Tambah CCTV

BANDUNG, (PR).- Meskipun Kota Bandung tengah gencar memberlakukan tilang dengan bukti kamera pengawas (CCTV), Pemerintah Kota Bandung belum akan menambah kamera pengawas.