Oded: Pemimpin Harus Punya Norma Yuridis dan Etis

HUMAS PEMKOT BANDUNG
Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberikan motivasi pada sesi masa bimbingan mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara di Kampus Universitas Pasundan, Jalan Lengkong Besar Nomor 68 A, Rabu, 13 September 2017.*

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial bertanya pada mahasiswa tentang perbedaan pemimpin dengan pejabat. Pertanyaan ini dikemukakannya pada para mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara di Kampus Universitas Pasundan, Jalan Lengkong Besar Nomor 68 A, Rabu, 13 September 2017.

"Apa bedanya pejabat dengan pemimpin?" tanya Oded. Para mahasiswa baru itu bergeming, menunggu kelanjutan materi yang disampaikan Oded. Pria yang karib disapa Mang Oded itu memang diundang oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara Unpas untuk memberikan motivasi pada sesi Masa Bimbingan mahasiswa baru.

"Pemimpin adalah dia yang menerima amanah dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. Sementara pejabat sekadar menerima jabatan demi fasilitas-fasilitas," imbuh Oded. Ia lantas mengimbau agar para mahasiswa tidak sekadar menjadi pejabat, melainkan menjadi pemimpin yang baik dan amanah.

Dalam pandangannya, ada dua cara untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin. Pertama, ia harus menggunakan akal dan pikirannya untuk menjalankan norma-norma yuridis.

"Norma yuridis itu adalah aturan-aturan yang telah tertulis, seperti Undang-Undang. Seorang pemimpin harus patuh terhadap hal itu," katanya.

Sementara yang kedua, pemimpin juga harus memiliki norma-norma etis yang menggunakan hati nurani sebagai panduan. Ia menceritakan bahwa dia tak jarang menggunakan norma etis di atas norma yuridis.

"Contohnya soal fasilitas negara, secara yuridis saya berhak mendapatkan fasilitas-fasilitas tertentu. Tapi saya dengan Wali Kota sepakat untuk menggunakannya secukupnya saja. Kami merasa masih ada ribuan warga miskin di Bandung yang harus lebih kami pikirkan," tutur Oded.

Oded menitipkan agar para mahasiswa harus menuntut ilmu secara tekun. Tidak hanya di dalam kelas tetapi juga mendalami ilmu-ilmu kehidupan. Dengan begitu, kelak pada mahasiswa baru ini bisa menjadi pemimpin yang cerdas dan baik.

"Saya titip pesan, negeri yang kaya raya yang kita tinggali ini mencari sosok pemimpin yang amanah. Jadilah pemuda harapan bangsa yang dicintai oleh masyarakat," ucap pria yang juga menjadi alumnus kampus tersebut.***

Baca Juga

Nobar Film G 30 S PKI, Ini Komentar Oded

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan generasi muda bangsa Indonesia jangan sampai melupakan sejarah kelam yakni G30S/PKI guna menjaga eksistensi NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara.

Kondusivitas Harus Tetap Terjaga

Guna melindungi dan memberikan rasa aman masyarakat yang lebih optimal, Pemerintah Kota Bandung terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat dengan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Penanganan Terpadu Konflik Sosial di Hotel West Point Kota Bandung, Selasa 17 Oktober 2017.