Dukungan BMI KBB Terhadap Elin-Maman Dinilai Terlalu Dini

Memberikan Keterangan/CECEP WIJAYA/PR
(Dari kiri ke kanan): Pamriadi, Aa Umbara, Yayat Soemitra, Udis Supriatna memberikan keterangan kepada wartawan di Padalarang, Rabu, 13 September 2017.*

NGAMPRAH, (PR).- Dukungan Banteng Muda Indonesia Kabupaten Bandung Barat yang merupakan sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap Elin Suharliah dan Maman Sunjaya membuat gerah beberapa bakal calon bupati lainnya dari partai tersebut. Soalnya, hal itu dilakukan sebelum Dewan Pimpinan Pusat PDIP memutuskan rekomendasi bakal calon yang akan diusung.

"Seharusnya, kader-kader partai mendukung bakal calon yang sudah direkomendasikan DPP. Sekarang kan, rekomendasi belum turun," ujar balonbup PDIP KBB yang juga Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna di Padalarang, Rabu, 13 September 2017.

Aa menyampaikan hal itu didampingi tiga balonbup lainnya dari PDIP, yakni Yayat T Soemitra, Pamriadi, dan Udis Supriatna. Mereka berkumpul di Padalarang tanpa Elin dan Maman yang juga balonbup dari partai tersebut.

Menurut Aa, dukungan BMI terhadap Elin-Maman sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati terlalu dini. Sebab, yang berhak memasangkan balon bupati dan wakilnya adalah DPP.

"Jadi jangan bikin gaduh. Sebab, DPP juga masih memproses rekomendasi. Kita tunggu saja. Setelah rekomendasi turun, baru dukungan sepenuhnya bisa diberikan," katanya.

Meski demikian, lanjut dia, secara aturan partai, langkah yang dilakukan BMI KBB tersebut tidak melanggar. Hal itu pun sepenuhnya menjadi tanggung jawab organisasi tersebut.

Dia menambahkan, para kader partai harus solid dalam upaya memenangi Pilkada Bandung Barat 2018 nanti. "Jadi, jangan ada klaim sendiri-sendiri. Semua harus tunggu dan hormati rekomendasi DPP nanti," katanya.

Sehari sebelumnya, BMI KBB menyatakan bahwa organisasi tersebut mendorong DPP PDIP untuk merekomendasikan Elin Suharliah dan Maman Sunjaya sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati. Kedua figur tersebut diyakini bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi Bandung Barat.

Ketua BMI KBB Taufik Fajar mengungkapkan, langkah yang dilakukan organisasinya ini sah-sah saja. "Ini sifatnya dorongan bagi DPP sebagai pertimbangan untuk rekomendasi. Namun, siapa pun yang direkomendasikan DPP nanti, tentu harus kami dukung," ucapnya.***

Baca Juga

Longsor, Hindari Jalan Kolonel Masturi Bandung Barat

NGAMPRAH, (PR).- Masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan dekat Rumah Makan Imah Seniman. Soalnya, akan ada pemapasan tebing untuk mencegah longsor susulan.