110 Gran Max Akan Penuhi Jalan Asia Afrika saat Botram with Daihatsu

Food Truck untuk Botram With Daihatsu/Mohamad Ilham Pratama/PR
PADA 23-24 September 2017 mendatang, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung akan dipenuhi oleh deretan mobil toko seperti food truck. Pada acara bertajuk "Bandung Oto Trade Market (Botram) with Daihatsu", sebanyak mobil toko dari mobil Daihatsu Gran Max akan meramaikan acara tersebut.*

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 110 mobil toko akan meramaikan gelaran Bandung Oto Trade Market (Botram) with Daihatsu. Mobil yang merupakan varian dari Daihatsu Gran Max itu akan berjajar rapi di sepanjang Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, pada 23-24 September 2017 mendatang.

Acara itu mendapat dukungan penuh dari wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Menurut dia, gelaran itu masuk dalam rangkaian HUT ke-207 Kota Bandug. Botram sendiri merupakan gelaran kerja sama antara PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan Pemerintah Kota Bandung.

"Acara ini adalah salah satu agenda wisata unggulan di Kota Bandung dalam rangka HUT ke-207 Kota Bandung. Selain akan menghadirkan wisata kuliner, juga ada fashion dan sektor kreatif lainnya," kata Ridwan Kamil.

Pada pelaksanaannya nanti, warga Kota Bandung dan masyarakat luas dapat datang ke Jalan Asia Afrika. Di tempat itu, pengunjung dapat melihat deretan mobil toko food truck yang berjejer dengan rapi. Aneka ragam menu pun akan disajikan dari food truck, mulai dari menu makanan nusantara, hingga kudapan.

Gran Max paling cocok

Ricky Primansyah, Ketua Panitia Botram with Daihatsu, mengatakan bahwa sedikitnya 110 mobil toko dari varian Gran Max dipastikan akan hadir. "Alasan kami menampilkan Gran Max, karena dari pengamatan kami selama ini, jenis Gran Max yang mendominasi mobil toko, tidak hanya di Bandung tetapi juga nasional," ucapnya.

Ricky mengatakan, dari mobil toko yang sudah terdaftar, panitia melihat ada beragam jenis komoditasnya. Mulai dari kuliner, fashion, dan layanan jasa seperti perbangkan dan instansi lainnya. Hingga kini, panitia masih menerima peserta yang memiliki mobil toko Gran Max yang berminat untuk turut serta pada acara Botram with Daihatsu.

"Kami masih terbuka untuk menampung peserta. Angka 110 adalah angka minimal. Jadi, semakin banyak akan semakin meriah," jelasnya. Selain pesta rakyat kuliner, fashion, dan sector kreatif lainnya, akan dimeriahkan juga dengan penampilan artis dan pesohor lainnya.

Mobil toko lebih hemat

Seperti diketahui, mobil toko, juga food truck. Beberapa tahun terakhir ini popularitasnya di Bandung juga beberapa kota di tanah air sedang naik daun. Kehadiran mereka tidak hanya dijumpai di jalanan, namun pada beberapa acara food truck menjadi salah satu daya tarik.

Populasi di Bandung cukup banyak. Salah satunya yang tergabung dengan Bandung Food Truck atau BDG Food Truck. Komunitas ini berdiri sejak 3 Mei 2014 dan sudah ada anggota lebih dari 20.

Menurut Rizky Firyan selaku Kepala Bagian Event BDG food truck, sebenarnya jumlah dari pemilik atau pengusaha food truck di Bandung ini sangat banyak. Ada yang masuk ke dalam komunitas juga ada yang jalan sendiri.

Dikatakan Rizky, berjualan dengan mobil atau mobil toko memiliki banyak keuntungan. Salah satunya mengurangi biaya sewa tempat. "Pertama dapat menghilangkan biaya sewa ruko. Lalu keuntungan media promosi menjadi lebih mobile, berjualan dapat pindah-pindah tempat atau moving," ucapnya.

Pemilik food truck Waroeng Tansu atau ketan susu ini mengaku menggunakan kendaraan Daihatsu Gran Max. Menurut dia, pemilihan Gran Max karena mudah dikaroseri atau didesain sedemikian rupa, atau cocok untuk dijadikan mobil toko.

“Gran Max irit konsumsi bahan bakar, kabin luas, terlebih untuk mobil toko. Di dalamnya, saya ada tempat untuk memasak, dan menyajikan hidangan. Tenaganya pun mumpuni mengingat beban peralatan yang cukup banyak. Kami merubah mobil sedemikian rupa, tetapi mengedepankan kelayikan jalan dan aturan juga,” ucapnya.

Di komunitas BDG Food Truck, kata dia, mayoritas memilih kendaraan Gran Max sebagai kendaraan usahanya. Bahkan, ada salah satu rekannya yang kini sedang membangun food truck dengan basis kendaraan Himax.

Perizinan food truck

Sejauh ini, belum ada persyaratan lebih lanjut terkait food truck. Apakah pajak atau hal lainnya. Satu hal yang harus dipenuhi saat ini adalah kelayakan kendaraan dan KIR. "Mobil ini seperti branding berjalan. BDG Food Truck pun memenui seluruh aturan yang berlaku. Ridwan Kamil menjadi Pembina kami," jelasnya.

Setiap pekannya selalu ada pihak yang meminta kepada BDG Food Truck untuk turut serta ke dalam sebuah acara. Menurut RIzky, siapa saja food truck yang berangkat itu disesuaikan dengan tema acara. Dalam waktu dekat, komunitas ini akan berangkat ke Medan, Sumatera Utara untuk menghadiri sebuah acra undangan. Sebelumnya, perjalan terjauh pernah ke Palembang.

Setiap harinya, komunitas ini ada di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh. Sedangkan setiap Rabu ada di Metro Indah Mall.  Bagi yang hendak mendaftarkan diri atau ingin berpartisipasi pada acara Botram with Daihatsu, dapat menghubungi panitia di 085720503499.***

Baca Juga

Ridwan Kamil: Santri Harus Menguasai Teknologi

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil merasa bangga karena di tahun ini Kota Bandung menjadi tuan rumah Hari Santri Nasional. Dengan berbagai kegiatan silaturahim bersama santri dan Liga Santri Nasional di Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung

Ridwan Kamil Minta Ada Kajian Dampak Era Digital pada Manajemen

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil membuka Musyawarah Nasional (Munas) IX Asosiasi Manajemen (AMA) Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan oleh AMA Indonesia Cabang Bandung di Prama Grand Preanger Bandung, Jumat, 10 November 2017.

Oded Sebut Seni Sunda Makin Eksis

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung optimistis bahwa budaya Sunda terus memperlihatkan eksistensi. Karena dari masa ke masa, kaum muda mendalami seni Sunda sebagai budaya yang harus dilestarikan.

'Jurig Cai' Siaga 24 Jam Tanggulangi Banjir

BANDUNG, (PR).- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung mengandalkan unit reaksi cepat, pasukan katak, dan pasukan jurig cai untuk menanggulangi