Kota Mini, Destinasi Wisata Baru di Lembang untuk Edukasi Anak

Kota Mini/HENDRO SUSILO/PR
ANAK-anak memadati salah satu area di Kota Mini, Lembang, belum lama ini. Di lokasi wisata edukasi tersebut, anak-anak dapat belajar mengenai profesi orang dewasa sambil memeragakannya secara langsung.*

IBARAT sebuah kota fantasi, maka penduduk di kota tersebut hanyalah anak-anak. Mereka bisa bermain anjang-anjangan, menjadi seorang dokter, hingga berperan menjadi petugas pemadam kebakaran. Ditunjang peralatan dan perlengkapan pendukung, termasuk bangunan-bangunan yang didesain untuk para "penduduk kecil".

Seluruh gambaran itu dapat ditemukan di Kota Mini, sebuah lokasi rekreasi baru yang berada di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Wisata edukasi yang terletak di satu kawasan dengan Floating Market itu, anak-anak dapat menjajal berbagai profesi orang dewasa.

"Di sini, anak-anak bisa bermain sambil belajar, lengkap dengan fasilitas pendukung. Contohnya, rumah polisi, pemadam kebakaran, dokter, salon, dan pasar. Ada lebih dari 10 bangunan tematik untuk setiap profesi," kata Pengelola Kota Mini, Vegha.

Ia mengatakan, konsep wisata edukasi mengenai profesi itu sengaja dihadirkan untuk mengarahkan minat anak-anak. Vegha menuturkan, anak-anak dapat terus mempelajari berbagai macam profesi dan kemudian mengekspresikan bagaimana menjalankan profesi yang mereka inginkan secara langsung.

Namun, tak hanya menawarkan rekreasi bagi anak-anak, Kota Mini juga memberikan area tamasya bagi orang tua ataupun anak muda. Pasalnya, Kota Mini dapat dimanfaatkan sebagai lokasi berswafoto dan area wisata keluarga. Apalagi, kawasan tersebut menyajikan panorama menarik di sebelah timur berupa pemandangan perbukitan dan perkotaan

"Area wisata juga dilengkapi dengan restoran dan tempat bersantai untuk para pengunjung," kata Vegha menjelaskan.

Kota Mini segera dibuka

Kota Mini yang berdiri di lahan seluas 1 hektare itu, akan segera dibuka dalam waktu dekat. Vegha mengharapkan, keberadaannya dapat menjadi pilihan alternatif bagi para wisatawan yang berkunjung ke Lembang.

Seorang pengunjung asal Kota Bandung, Nugie (36) mengatakan bahwa konsep wisata seperti di Kota Mini masih cukup jarang. Oleh karena itu, dia mengaku segera mengajak keluarganya begitu mengetahui Kota Mini dari media sosial. "Tempatnya lumayan bagus. Di Bandung saya rasa belum ada yang seperti ini. Bagus sih, jadi bisa membangun imajinasi anak mau bercita-cita jadi apa. Keluarga juga bisa terhibur," katanya.

Untuk memasuki Kota Mini, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 15.000 per orang pada hari biasa, dan Rp 20.000 per orang pada akhir pekan atau hari libur. Namun, pengunjung perlu membayar lagi untuk mencoba setiap wahana yang ada. Pengelola menyediakan tiket terusan sebesar Rp 80.000 buat mencoba lima wahana.***

Baca Juga

Ironis, Pembangunan di Bandung Utara Hanya Seizin Pemerintah Desa

NGAMPRAH, (PR).- Dengan kawasan Bandung utara yang terluas, Kabupaten Bandung Barat menjadi daerah yang paling banyak terjadi pelanggaran Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2/2016 tentang Pedoman Pengendalian KBU sebagai kawasan st

Bukan Aset Pemkab, Pedagang Pasar Lembang Cemas

NGAMPRAH, (PR).- Sejumlah pedagang Pasar Panorama Lembang menginginkan jaminan atas pembayaran kios/los, karena khawatir tak bisa menempatinya seusai pembangunan pasar rampung.

Pembukaan Jalan Baru di Punclut, Diprotes Warga

NGAMPRAH, (PR).- PT DAM Utama Sakti Prima melakukan pembukaan jalan baru pada lahan perkebunan di daerah berbukit, sekitar Punclut, di Kampung Sukasari, RT 1 RW 12, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang.