Berusaha Kabur, Betis Dua Tersangka Sindikat Pelaku Curanmor Ditembak

Tersangka curanmor/JOKO PAMBUDI/PR
Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung menangkap dua tersangka sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor, yaitu FE (20) dan IH (20). Petugas terpaksa melumpuhkan keduanya dengan menembak di bagian betis karena mereka berusaha kabur saat akan ditangkap.*

BANDUNG, (PR).- Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung menangkap dua tersangka sindikat pelaku pencurian kendaraan bermotor, yaitu FE (20) dan IH (20). Petugas terpaksa melumpuhkan keduanya dengan menembak di bagian betis karena mereka berusaha kabur saat akan ditangkap.

"Kita lakukan tindakan tegas dan terukur, karena keduanya hendak melawan dan kabur," ujar Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo didampingi Kasat Reskrim Yoris Marzuki di Mapolrestabes Bandung, Sabtu, 19 Agustus 2017 siang.

Dia mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari laporan kehilangan kendaraan bermotor di kawasan Ciumbuleuit beberapa waktu silam. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengantungi kedua nama kemudian melakukan pengejaran. 

Penangkapan dilakukan keesokan harinya saat kedua tersangka tengah berada di tempat persembunyian di kawasan Baleendah Kabupaten Bandung. Di lokasi yang sama, ditemukan satu sepeda motor jenis matic hasil curian. Setelah dikembangkan, terkumpul sedikitnya 15 motor hasil curian kedua tersangka.

Incar sepeda motor yang diparkir

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka in mengincar sepeda motor yang tengah diparkir atau ditinggalkan pemiliknya. Saat situasi dinilai aman, mereka lalu merusak kunci dengan menggunakan astag. Kemudian mereka membawa kabur kendaraan curian.

"Hasil curian ini dijual ke kawasan Jabar selatan dengan harga sekitar Rp3 juta satu unitnya," ujar Hendro.

Saat ini petugas masih melakukan pendalaman atas komplotan pencurian kendaraan bermotor ini. Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman delapan tahun penjara.***

Baca Juga

Jual Curian Lewat Medsos, Komplotan Curanmor Ditangkap

BANDUNG, (PR).- Bijak menggunakan media sosial merupakan sebuah keharusan. Bagi sejumlah anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor, media sosial justru menjadi salah satu petunjuk terbongkarnya kedok mereka.