Oded: ORARI Berperan Penting dalam Pembangunan

Musyawarah Lokal ORARI/DOK HUMAS PEMKOT BANDUNG
Pembukaan Musyawarah Lokal I Organisasi Amatir Radio Indonesia yang diselenggarakan di Marbella Suites Hotel Bandung, Minggu, 13 Agustus 2017.*

BANDUNG, (PR).- Oganisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) sebagai satu-satunya wadah bagi pecinta amatir radio di Indonesi dinilai memiliki kontribusi yang baik dalam pembangunan. Tidak terkecuali bagi pembangunan Kota Bandung.

Hal tersebut diutarakan Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, saat membuka Musyawarah Lokal I Organisasi Amatir Radio Indonesia yang diselenggarakan di Marbella Suites Hotel Bandung, 13 Agustus 2017. Dia menuturkan, hingga saat ini ORARI masih memegang peran penting dalam  penyebaran informasi.

Menurut Oded, meskipun memiliki peminat yang sangat tersegmentasi, namun ORARI telah menunjukkan integritas dan konsistensinya sehingga bisa bertahan hingga 49 tahun. Kegiatan radio amatir memang hanya ditekuni oleh mereka yang memiliki hobi dalam bidang teknik transmisi radio dan elektronika.

"Meskipun semua orang bisa menjadi anggota ORARI, tapi tidak semua paham apa itu ORARI. Padahal radio bisa menjadi sarana komunikasi yang baik," tutur Oded.

Sejalan dengan visi ORARI, salah satunya adalah ramah di darat dan udara, Oded berharap bahwa ORARI bisa memberi kontribusi yang baik kepada masyarakat. "Pesan Mang Oded cuma dua, yaitu ORARI harus mampu menghadirkan kemaslahatan baik untuk anggota dan sesama, serta membantu pemerintah untuk menghadirkan kebaikan untuk masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Hening Widyatmoko menyatakan bahwa ORARI tidak hanya harus mempertahankan eksistensi tetapi juga melaksanakan proses regenerasi. ORARI perlu mengenalkan kegiatan amatir radio kepada anak muda.

"Generasi muda juga perlu tahu betapa ORARI itu penting dan bisa memberi manfaat," ujar Hening.

Menurut Hening, jika anak muda juga mulai menyenangi radio amatir, maka kegiatan ORARI pasti tidak akan pernah berhenti. ORARI akan tetap hidup dan mewadahi para penikmat radio amatir di Indonesia.***

Tags: 

Baca Juga

#KlipingPR Pudarnya Masa Keemasan Musik Pop

6 Oktober 1991. Paket musik komersial TVRI, 'Aneka Pop' dibekukan siarannya pada Agustus 1991. Acara musik tersebut kemudian kembali ditayangkan pada September 1991, namun dengan materi musik yang sangat terbatas.