#KlipingPR Akhir Cerita Oplet Tua di Bandung

Harian Umum Pikiran Rakyat edisi 12 Agustus 1982

12 Agustus 1982. Hari itu menjadi waktu-waktu terakhir bagi keberadaan oplet di Kota Bandung. Oplet yang beroperasi sebagai angkutan penumpang ketika itu dianggap sudah terlalu tua.

Harian Umum Pikiran Rakyat edisi 12 Agustus 1982 memberitakan, oplet-oplet tua itu segera berganti dengan kendaraan angkutan yang lebih baru. Mitsubishi Colt Diesel, Mitsubishi Minicab, dan Colt L300 akan menggantikan oplet tua yang akan dijadikan besi tua.

Kala itu, oplet tua beroperasi di sejumlah trayek di Kota Bandung. Misalnya saja Stasion Hall-Ledeng, Ciubuleuit, Dago, Lembang, dan Cikutra. Beberapa jalur ke luar Kota Bandung juga masih ada yang menggunakan kendaraan tua.

Semua oplet tua itu dibeli oleh Koperasi Bandung Tertib (Kobanter). Selanjutnya akan dijadikan besi tua. Di tahap awal, angkutan umum akan diganti dengan 600 buah kendaraan Mitsubishi Colt Diesel. 

Menurut Ketua Umum Kobanter saat itu, Djanggi Mihardja, pergantian kendaraan tua itu merupakan keinginan anggotanya sendiri. Mereka ingin secepatnya penggantian itu dilakukan. Sudah tak ingin ditunda-tunda lagi.

Kredit

Peremajaan kendaraan angkutan umum ini akan dilakukan bertahap. Kobanter mendapat bantuan kredit dari Bank Bumi Daya. Selain itu juga disokong oleh PT Permorin selaku dealer kendaraan penggantinya.

Kredti penggantian armada angkutan itu sudah dikucurkan sejak 1976. Kala itu, 60 orang anggota Kobanter mendapat kredit penggantian armada. Tahap keduanya, sebanyak 196 orang mendapat kredit bank.

Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan anggota Kobanter yang mencapai 4.500 orang. Anggota aktifnya tercatat sebanyak 800 orang.***

Baca Juga

#KlipingPR Agar Janda Semakin di Depan

27 November 2006, Banyak perempuan yang belum tahu jika setiap tanggal 25 November, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingatinya sebagai hari antikekerasan terhadap perempuan.

Dinkes Catat Tujuh Kasus Difteri di Bandung

BANDUNG, (PR).- Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat tujuh kasus difteri yang terjadi di wilayahnya sepanjang tahun 2017, bahkan satu penderita meninggal dunia.