Kredit Tanpa Agunan Akan Bisa Diakses Melalui Masjid

Masjid Raya Bandung/RIRIN NUR FEBRIANI/PR
MENARA Kembar Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat.*

BANDUNG, (PR).- Pemerintah kota Bandung dalam waktu dekat akan melahirkan inovasi baru yaitu Kredit Masjid Sejahtera (Mesra).

"Dalam waktu seminggu ini kita akan melahirkan inovasi baru, yaitu Kredit yang disalurkan lewat masjid namanya Mesra," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Hotel Savoy Homan, Kamis, 3 Agustus 2017. 

Dirinya mengatakan program kredit yang disalurkan melalui Dewan Keluarga Masjid (DKM) itu ditunjukkan untuk mengentaskan masyarakat dari Kemiskinan. 

"Jadi kepada warga yang kurang mampu, sekarang jika butuh bantuan keuangan buat usaha bisa mendatangi masjid. Nanti DKM masjid bekerjasama dengan BPR kota Bandung untuk melakukan mekanisme penyaluran keuangannya dalam bentuk koperasi di Masjid," jelas Ridwan Kamil. 

Ditambahkan olehnya, sekitar 4.000 masjid di kota Bandung akan menjadi penyalur kredit dalam program tersebut. 

"Nanti kita MoU dengan MUI kredit lewat Masjid. Syaratnya tidak pakai bunga, tidak pakai agunan," jelasnya. 

Untuk teknis pinjaman dalam program itu akan terlebih dahulu dibicarakan dengan MUI dan BPR. Program kredit mesra ini berbasis sosial, artinya warga harus melakukan peminjaman dana secara berkelompok.

Kredit melati

Pemberian kredit kepada masyarakat menengah ke bawah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi mereka. Kelak, diharapkan akan lebih banyak warga yang naik tingkat kesejahteraannya melalui pinjaman dana tanpa agunan. Seperti diketahui BPR Kota Bandung punya program kredit tanpa agunan melalui Kredit Melati.

“Nasihat saya, fokuslah pada menengah bawah, pemeberian mikro kredit,” imbuh Ridwan Kamil  saat mengunjungi Kantor PD BPR, Jalan Naripan, Selasa, 11 Juli 2017.

Selain pemberian kredit, Ridwan Kamil berharap PB. BPR bisa juga melakukan pendampingan terhadap bisnis para nasabah. Agar nantinya, bisnis yang semula kecil bisa tumbuh dan menyejahterakan warga lainnya.

Ia lantas mendorong PD BPR untuk menjalankan mobile marketing dengan mendatangi warga untuk menawarkan program Kredit Melati. Tujuannya agar PD BPR bisa menggantikan posisi rentenir yang selalu memberikan kemudahan pinjaman. Akan tetapi mencekik rakyat kecil dengan bunga yang berlipat-lipat.***

 

Baca Juga

Ketersediaan Pangan Kota Bandung Membaik dan Meningkat

BANDUNG, (PR).- Ketersediaan pangan di Kota Bandung saat ini mencukupi. Dari 80 ton pangan yang tersedia, 20 di antaranya diberikan kepada masyarakat yang terkena bencana dan warga kurang mampu. Sehingga pangan yang tersedia selama tahun 2017 di kota Bandung berjumlah 60 ton.

Ridwan Kamil Bawa Kue Ulang Tahun untuk Rachel

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil mengunjungi Rachel Herliani (11), anak korban kekerasan anak di kediamannya Jl Lebak RT 3 RW 5 Kelurahan Kebon Waru Kec. Batununggal, Kota Bandung, Kamis, 26 Oktober 2017.