Objek Wisata yang Dikelola Pemkab Kalah Pamor

Situ Ciburuy/DEDEN IMAN/PR
Foto udara kawasan wisata Situ CIburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, beberapa waktu lalu. Kawasan wisata yang dikelola pemerintah Kabupaten Bandung Barat kurang diminati karena kurangnya promosi dan penataan padahal berpotensi jika dikelola dengan baik.*

NGAMPRAH, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berencana menggandeng pihak ketiga untuk mengembangkan objek wisata yang kini dikelola pemerintah daerah. Namun hingga kini, belum ada investor yang berminat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB Sri Dustirawati mengakui, 3 objek wisata yang dikelola Pemda, yakni Curug Malela, Situ Ciburuy, dan Guha Pawon masih minim pengunjung. Pendapatan asli daerah (PAD) dari ketiga objek wisata itu juga hanya sekitar Rp 200 juta per tahun.

"Untuk meningkatkan kunjungan ini memang perlu penataan yang lebih baik lagi. Saat ini, kami sedang mencari investor untuk mengembangkan ketiga objek wisata ini," ujarnya di Ngamprah, Senin, 19 Juni 2017.

Sri juga meminta agar masyarakat mendukung pengembangan ketiga objek wisata tersebut. Sebab jika objek wisata sudah berkembang, perekonomian masyarakat juga akan lebih baik lagi.

Sejauh ini, lanjut dia, baru Situ Ciburuy yang dilirik oleh investor. Namun, investor tersebut tidak menindaklanjutinya. "Ada beberapa kendala, di antaranya belum mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat," katanya.

Sri menambahkan, di antara ketiga objek wisata yang dikelola Pemkab Bandung Barat, infrastruktur menuju Curug Malela di Kecamatan Rongga paling sering dikeluhkan. Selain berjarak jauh dari ibu kota kabupaten di Ngamprah, objek wisata tersebut juga cukup sulit ditempuh lantaran akses jalan masih banyak yang rusak.

"Perbaikan infrastruktur ini juga menjadi perhatian kami. Sebab, hal ini menunjang akses masyarakat menuju objek wisata," tuturnya.

Objek wisata yang dikelola Pemkab masih kalah pamor dibandingkan dengan beberapa objek wisata yang dikelola swasta, seperti Tangkubanparahu, Farmhouse Susu Lembang, Floating Market, dan The Lodge. Secara keseluruhan, tingkat kunjungan ke semua objek wisata di KBB sepanjang 2016, yaitu sekitar 1,8 juta orang.***

Baca Juga

Minimarket Ilegal Makin Menjamur di Bandung Barat

NGAMPRAH, (PR).- DPRD Kabupaten Bandung Barat menilai penertiban minimarket ilegal oleh pemerintah daerah masih lemah. Hal ini menyebabkan makin menjamurnya keberadaan minimarket di berbagai daerah meski belum mengantongi izin.

Longsor, Hindari Jalan Kolonel Masturi Bandung Barat

NGAMPRAH, (PR).- Masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Kolonel Masturi, tepatnya di Desa Cikahuripan dekat Rumah Makan Imah Seniman. Soalnya, akan ada pemapasan tebing untuk mencegah longsor susulan.

165 Perpustakaan Desa dan TBM Terima Bantuan Ratusan Buku

NGAMPRAH, (PR).- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Barat tahun ini mendistribusikan masing-masing 550 eksemplar buku dan 1 rak buku untuk 165 perpustakaan desa dan taman baca masyarakat.