HUT ke-10 Bandung Barat, PNS Belum Terima Gaji ke-14

PNS Kabupaten Bandung Barat/DOK. PR

NGAMPRAH, (PR).- Tepat pada Hari Ulang Tahun atau HUT Bandung Barat, Senin, 19 Juni 2017, sejumlah pegawai negeri sipil atau PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat belum menerima gaji ke-14 atau Tunjangan Hari Raya. Padahal, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah telah menyalurkan uangnya ke satuan kerja perangkat daerah.

Sekretaris Daerah Bandung Barat Maman S Sunjaya menyebutkan, alokasi anggaran untuk gaji ke-13 ialah sekitar Rp 38,37 miliar, sedangkan gaji ke-14 berjumlah sekitar 31,9 miliar. Gaji ke-13 lebih besar karena termasuk tunjangan, sedangkan gaji ke-14 hanya gaji pokok.

"Gaji ke-14 sama dengan gaji pokok. Itu sebetulnya sudah diproses, tinggal menunggu pencairannya di masing-masing dinas. Jadi buat Idulfitri itu bisa," kata Maman, seusai Rapat Paripurna Istimewa DPRD KBB, dalam rangka Hari Jadi ke-10 Bandung Barat, di Ballroom Gedung SKPD, Ngamprah.

Menurut dia, persoalan gaji ke-14 bukan menjadi suatu masalah bagi Pemkab Bandung Barat, karena pembagiannya pun bukan baru kali ini. "Enggak ada masalah kalau buat gaji ke-14 itu, karena ini kan bukan hal yang baru bagi kami. Kami sudah terbiasa, karena tahun lalu juga kan begini. Kami sengaja terakhirkan (dekat Idulfitri), biar bisa termanfaatkan," katanya.

Gaji ke-13 setelah Idulfitri

Di tempat yang sama, Bupati Bandung Barat Abubakar menyebutkan, gaji ke-13 dan gaji ke-14 yang berasal dari APBN sudah diterima pemda sejak beberapa hari lalu. Khusus gaji ke-14, menurut dia, realisasinya ditargetkan sebelum Idulfitri. "Kebijakan dari APBN sudah dialokasikan untuk gaji ke-13 dan ke-14. Target realisasinya diusahakan sebelum Idul Fitri," ujarnya.

Dia menambahkan, gaji ke-13 pun akan direalisasikan setelah Idulfitri. Soalnya, gaji ke-13 itu ditujukan untuk membantu para orang tua untuk membiayai anak-anaknya sekolah. "Jadi sebetulnya bukan untuk Idul Ftri, tapi momentum untuk tahun ajaran baru. Diharapkan, kebijakan pemerintah ini bisa mendukung para orang tua dalam membantu anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lehih tinggi," ujarnya.

Momentum evaluasi

Terkait dengan hari ulang tahun Bandung Barat ke-10, Abubakar menyatakan, hari jadi dimanfaatkan sebagai momentum pemerintahan di Bandung Barat untuk melakukan evaluasi. Evaluasi ini baik oleh Pemkab Bandung Barat maupun DPRD Bandung Barat.

"Evaluasi ini bermuara ke sebuah perencanaan, yang telah diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Seperti yang sekarang kami lakukan di 2017 ini ialah melaksanakan RPJMD periode kedua, 2013-2018," katanya.***

Baca Juga

Kesal, Warga Bangun Benteng di Depan Minimarket

NGAMPRAH, (PR).- Kesal lantaran kerap menggunakan lahan orang lain, warga memasang benteng pembatas persis di depan minimarket yang berada di pinggir Jalan Raya Tangkubanperahu, Kampung Karangtengah, RT 3 RW 15, Desa Cikole, Kecamatan Lemb

Bukan Aset Pemkab, Pedagang Pasar Lembang Cemas

NGAMPRAH, (PR).- Sejumlah pedagang Pasar Panorama Lembang menginginkan jaminan atas pembayaran kios/los, karena khawatir tak bisa menempatinya seusai pembangunan pasar rampung.

Pembukaan Jalan Baru di Punclut, Diprotes Warga

NGAMPRAH, (PR).- PT DAM Utama Sakti Prima melakukan pembukaan jalan baru pada lahan perkebunan di daerah berbukit, sekitar Punclut, di Kampung Sukasari, RT 1 RW 12, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang.

Buka Jalan Baru di Punclut, PT DAM Sebut Sudah Punya Izin Lokasi

NGAMPRAH, (PR).- PT DAM Utama Sakti Prima menyatakan telah memiliki izin lokasi seluas sekitar 84,21 hektare untuk pembangunan kawasan wisata terpadu di Punclut, termasuk di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.