Aa dan Yayat Siap Satu Paket di Pilbup KBB

Berfoto/CECEP WIJAYA/PR
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (kiri) dan Wakil Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra (kanan) berfoto bersama seusai Rapat Paripurna HUT ke-10 KBB di Ngamprah, Senin, 19 Juni 2017.*

NGAMPRAH, (PR).- Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra menyatakan kesiapan mereka menjadi satu paket kepala daerah jika direkomendasikan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang mengusung mereka.

"Apa pun keputusan partai, kami siap lakukan, termasuk jika kami direkomendasikan jadi satu paket," kata Aa Umbara seusai Rapat Paripurna HUT ke-10 Kabupaten Bandung Barat di Ngamprah, Senin, 19 Juni 2017.

Aa Umbara saat itu tampak kompak dengan Yayat Soemitra dengan mengenakan pakaian yang serupa, yakni pakaian tradisional Sunda berwarna merah marun. Sementara itu, Bupati Bandung Barat Abubakar yang mendorong istrinya, yakni Elin Suharliah menjadi bupati, mengenakan pakaian tradisional berwarna putih.

Menanggapi pakaian tersebut, Aa mengaku tidak berkomunikasi dulu sebelumnya dengan Yayat. "Ini tidak sengaja, kebetulan saja pakaian kami sama. Silakan publik menilai seperti apa," kata Aa.

Namun, Aa mengakui, dirinya cukup intens berkomunikasi dengan Yayat menjelang Pilbup Bandung Barat 2018 nanti. Sebagai sama-sama kader PDIP, menurut Aa, komunikasi sesama kader harus terjalin dengan baik.

Senada dengan Aa, Yayat juga mengaku sering berkomunikasi politik dengan Aa Umbara. Namun, dia juga berkomunikasi dengan bakal calon bupati lainnya. "Saya dengan Pak Ketua ini siap disandingkan untuk maju di pilkada. Kami selalu siap karena kami adalah kader partai, setiap tugas partai harus dijalankan," tuturnya.

Seperti diketahui, ada 7 tokoh yang mendaftar balonbup melalui PDIP KBB. Mereka yaitu Pupu Sari Rohayati (Kadinkes KBB), Elin Suharliah Abubakar (Ketua KONI KBB), Yayat Soemitra (Wabup KBB), Aa Umbara Sutisna (Ketua DPRD KBB), Maman Sunjaya (Sekda KBB), Pamriadi, dan Udis Supriatna.

Dari ketujuh balonbup yang mendaftar dari PDIP, hanya dr Pupu Sari Rohayati yang tidak mengembalikan formulir. Saat ini, PDIP tengah menindaklanjuti penyeleksian balonbup di tingkat DPD dan DPP.

Sementara itu, Partai Gerindra masih membuka pendaftaran balonbup hingga 23 Juni 2017. Beberapa tokoh yang sudah mendaftar di antaranya yaitu Sundaya (Ketua Fraksi Gerindra DPRD KBB), Duddy Dewayana (BPO HKTI Jabar), dan Pupu Sari Rohayati (Kadinkes KBB).

Berbeda dengan PDIP dan Gerindra, Partai Golkar KBB justru sudah menetapkan balon bupatinya, yakni Doddy Imron Cholid (Ketua DPD Golkar KBB). Saat ini, Doddy tengah mencari balon wakil bupati untuk mendampinginya maju di Pilbup KBB.***

Baca Juga

Air Bersih

Ramadan, Kebutuhan Air Bersih Meningkat 10 Persen

NGAMPRAH, (PR).- Sejak memasuki Ramadan, tingkat penggunaan air bersih dari PDAM Tirtaraharja Kabupaten Bandung meningkat hingga 10 persen. Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas pelanggan terutama pada malam hari.

Jelang Lebaran, Pemintaan Suket e-KTP Meningkat

NGAMPRAH, (PR).- Permintaan suket e-KTP atau surat keterangan pengganti kartu tanda penduduk elektronik di Kabupaten Bandung Barat meningkat menjelang lebaran ini.