Ridwan Kamil Terima Penghargaan Tokoh Budaya Nusantara

Ridwan Kamil Terima Anugerah Tokoh Budaya Nusantara/DOK. HUMAS PEMKOT BANDUNG
KETUA Umum FSKN Sultan Arief didampingi Kesultanan Deli Sumut Datuk Sri Adil Fredy Haberman dan Kesutanan Kutai Kartanegara Adji Pangeran Hari Gondo Prawiro menyerahkan Anugerah Tokoh Budaya Nusantara kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam acara Festival Keraton dan Masyarakat Adat Asean ke-3 tahun 2017 di Grand Hotel Preanger Kota Bandung, Sabtu 13 Mei 2017.*

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung mendapatkan anugerah Tokoh Budaya Nusantara dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Republik Indonesia (FSKN). Penghargaan itu diberikan pada acara Festival Keraton dan Masyarakat Adat Asean ke-3 tahun 2017 di Grand Hotel Preanger, Kota Bandung, Sabtu 13 Mei 2017.

FSKN memberi anugerah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atas jasa dan dedikasinya kepada bangsa dan negara dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan Nusantara.

Penganugerahan diberikan Ketua Umum FSKN Sultan Arief, Kesultanan Deli Sumut Datuk Sri Adil Fredy Haberman, dan Kesultanan Kutai Kartanegara Adji Pangeran Hari Gondo Prawiro.

Selain menerima anugerah budaya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun mendapatkan lencana dari Kerajaan Sekalabrak. Penganugerahan tersebut diberikan kepada Ridwan Kamil sebagai Sultan Sekalabrak yang dipertuan ke-23.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan, dia sangat bangga mendapatkan penghargaan dari FSKN. "Sebagai pemimpin, mendapat penghargaan itu hanya sebagai bonus, bukan target. Saya memimpin Kota Bandung untuk menyejahterakan dan selalu memberikan kebaikan kepada masyarakat," tuturnya.

Ridwan Kamil juga menyampaikan, dalam kebersamaan berbangsa dan bernegara, Indonesia harus bersatu. Dalam FSKN ini, ada 150 kerajaan yang sebelum kemerdekaan maupun pada masa penjajahan Belanda sudah berdiri dan bisa memberikan suara dalam hal adat, budaya, maupun politik.

"Maka dari itu, jika suara bersatu dalam NKRI, negara pun akan berkembang dan maju dengan baik," ujarnya.

Menurut Ridwan Kamil, Bandung sebagai kota solidaritas Asia Afrika mempunyai peranan untuk menyatukan hal-hal yang baik termasuk ada keinginan agar kegiatan musyawarah Nasional dilaksanakan di Bandung.

"Bandung tidak punya keraton tapi sebagai kota sejarah, tentunya menjadi kehormatan bagi kami untuk memberikan semangat kepada para raja, ratu, atau sultan ini," katanya.

Ridwan Kamil pun memanjatkan harapan untuk Indonesia yang lebih baik dengan menjaga adat istiadat. "Mudah mudahan apa yang kita punya harus dilestarikan sebaik mungkin. Insya Allah negara Indonesia akan maju sejalan dengan perkembangan zaman,"katanya.***

You voted 'tidak peduli'.

Baca Juga

Ridwan Kamil Tebarkan Semangat Dasasila Bandung

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengingatkan anak muda untuk memaknai semangat Dasasila Bandung. Hal itu disampaikannya dalam rangkaian puncak peringatan 62 tahun Konferensi Asia Afrika di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 13 Mei 2017.

Foto-foto Raja Swedia Saat di Kota Bandung

BANDUNG, (PR).- Kunjungan Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia ke Kota Bandung, Rabu 24 Mei 2017 disambut meriah oleh warga Bandung. Kebahagiaan juga dirasakan bobotoh Persib yang tergabung dalam klub Viking Persib.

Ridwan Kamil Akan Presentasikan Pencak Silat di UNESCO

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan berangkat menuju Paris, Perancis, guna mendukung delegasi Indonesia dalam promosi Pencak Silat yang diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.