Honor dan Tunjangan Guru di Jabar Sudah Cair

Iwa Karniwa/ADE BAYU/PR

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan, honor guru untuk Januari hingga Maret sudah cair. Sementara tunjangan sertifikasi baru sebagian cair. Masih terdapat 2.481 guru yang harus melengkapi belum persyaratan. 

"Alhamdulillah honor guru sudah dirapel Januari sampai dengan Maret, sertifikasi sebagian besar sudah cair tinggal 2.481 guru yang belum memenuhi syarat yang perlu dilengkapi persyaratannya," ucap Sekretaris daerah Jabar Iwa Karniwa usai supervisi dan pengecekan evaluasi di Dinas Pendidikan Jabar, Jumat, 28 April 2017.

Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) juga sudah cair. Menurut Iwa, tinggal Bantuan Operasionan Sekolah (BOS) untuk bos SMA/SMK swasta yang belum. Terkait hal itu, Iwa mengatakan, sudah tidak ada masalah dengan pola hibah.

Sementara BOS untuk SMA/SMK negeri masih terkendala dengan Permendagri yang mensyaratkan sekolah harus membuat DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) yang harus dihubungkan dengan sistim informasi komputerisasi seluruh Jabar. "Ini yang menghambat proses administrasi karena pengetahuannya belum merata," ujar dia. 

Atas dasar temuan tersebut, Pemprov Jabar akan mengusulkan pada Mendagri untuk perbaikan regulasi tentang mekanisme penganggaran dan pencairan BOS. Selain itu meminta peningkatan sistem informasi komputerisasi SIPKD (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah) Provinsi Jawa Barat dan peningkatan SDM di sma/smk tentang SIPKD.

Iwa menuturkan, pencairan BOS, honorium guru, sertifikasi guru, tunjangan perbaikan penghasilan guru dan staf sekolah SMA SMK  se-Jawa Barat diberikan untuk guru dan tenaga kependidikan yang berstatus PNS sebanyak 22.062 orang dan non PNS sebanyak 22.627 orang.***

Baca Juga

Senin Masuk Kerja, PNS Dilarang Ambil Cuti Tambahan

BANDUNG,(PR).- Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak diperkenankan mengambil cuti tambahan untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1438 Hijriah/2017.

5 Bakal Calon Gubernur Jabar Terpopuler, Survei Pascasarjana UIN

BANDUNG, (PR).- Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung merilis hasil survei Pilgub Jabar 2018 yang mereka lakukan. Survei tersebut digelar untuk mengukur fluktuasi tingkat popularitas dan elektabilitas sejumlah calon.