Pasar Sebagai Ruang Publik di Pasar Sarijadi 

Pasar Sarijadi/WIBI PANGESTU PRATAMA
PASAR Sarijadi di Jalan Sariasih yang telah selesai dibangun terlihat Selasa 22 Februari 2017. Pasar dengan konsep ramah publik ini direncanakan beroperasi dalam tiga bulan mendatang.*

BANDUNG. (PR).- Pasar Sarijadi di Jalan Sariasih, Kota Bandung, akan mulai beroperasi dalam 3 bulan mendatang. Saat ini, pasar dengan konsep modern ini sudah selesai dibagun. 

Menurut Dirut PD Pasar Kota Bandung, Ervan Maksum pasar ini hanya tinggal diberi sentuhan akhir pada bagian interiornya. "Seebetulnya sudah bisa dipakai dan sudah jadi 100%, tapi karena interior dan desain butuh proses detailnya, jadi butuh waktu,” tutur Ervan, Selasa 21 Februari 2017.

Ervan menjelaskan, pasar empat lantai ini memiliki konsep pasar sebagai ruang publik. Bangunan dibuat terbuka dan saling terhubung. Kios-kios tidak akan dibatasi sekat tembok, sehingga semua pedagang bisa saling melihat dan bertemu.

Tidak hanya terdapat kebutuhan pokok seperti sembako, di Pasar Sarijadi pun akan menonjolkan fasilitas kuliner untuk memanjakan pengunjung. Menurut Ervan, fasilitas kuliner dapat membuat waktu yang dihabiskan pengunjung di pasar lebih lama, uang yang dibelanjakan pun akan bertambah.'

"Dari temanya seperti terhubung, tapi temanya tiap lantai berbeda jenis dagangan. Lantai dasar sembako, lantai 1 jajanan pasar, lantai 2 dagangan kreatif dan kesenian, lantai atas kuliner chain restoran. Di samping tiap lantai ada tempat duduk untuk nongkrong," jelas Ervan.

"PR" melakukan pantauan ke lokasi Pasar Sarijadi, Selasa 21 Februari 2017 sore. Empat lantai yang diperuntukkan bagi lokasi pedagang telah rampung pembangunannya, namun masih kosong, belum diberi interior. Tiap lantai memiliki luas dan tata letak yang berbeda, sesuai dengan jenis dagangan yang akan terdapat di sana.

Di lantai dasar terdapat taman kecil terbuka yang dapat dilihat dari semua lantai. Di lantai 2 terdapat balkon yang mengarah ke jalan raya. Lantai paling atas mendapat pencahayaan langsung dari matahari karena beberapa bagian atap dibuat tembus cahaya.

Infrastruktur seperti listrik dan saluran air telah terdapat di Pasar Sarijadi. Hanya tempat parkir yang belum selesai dibangun. Dalam pantauan tadi, masih terdapat ubin yang tertumpuk di dekat tempat parkir.

Sebelumnya, Senin 13 Februari 2017, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil telah meninjau Pasar Sarijadi. Emil, sapaan akrab Ridwan kamil, menjelaskan bahwa pasar ini didesain untuk menciptakan suasana nyaman, agar pengunjung dan pedagang sama-sama betah berada di pasar. Pasar yang identik dengan kotor dan becek akan dibuat menjadi sebuah tempat yang nyaman dan memiliki nilai seni.

Emil menjelaskan, tembok atau dinding yang berada di Pasar Sarijadi akan dibuat artistik. Tanaman menjalar dan mural akan menghiasi dinding-dinding pasar ini. Mural tersebut akan digambar oleh seniman Bandung.

"Kita harapkan akan menjadi pasar kreatif,” tuturnya. (Wibi Pangestu Pratama)***

Baca Juga

Mural Hidupkan Kembali Kejayaan Kosambi

BANDUNG, (PR).- Sedikitnya 50 partisipan lintas kalangan ikut terlibat dalam "Warna-warni Kosambi" di Basement Masjid At Taubah Pasar Kosambi Kota Bandung, Sabtu 25 Februari 2017.

Angklung, Angkot Modern Berfasilitas Wifi dan AC

BANDUNG, (PR).- Jika sebelumnya ada Bandros (Bandung Tour on Bus) sebagai moda transportasi pariwisata keliling Kota Bandung, kini hadir satu lagi kendaraan serupa, Angklung (Angkutan Kota Keliling Bandung) Eksekutif.