Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polda Jabar

Habib Rizieq/ARIF HIDAYAH/PR
IMAM besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menjawab pertanyaan wartawan usai rehat pemeriksaan di Markas Besar Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis 12 Januari 2017. Polisi menghentikan pemeriksaan Habib Rizieq terkait pelaporan Sukmawati Soekarnoputri. Ia diduga melakukan penodaan terhadap Pancasila.*

BANDUNG, (PR).- Memenuhi panggilan kedua, tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mendatangi Polda Jawa Barat, Kamis 12 Januari 2017. Kedatangan itu berkaitan dengan pemeriksaan atas kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila.

Habib tiba di Mapolda Jawa Barat sekitar pukul 9.15 WIB. Dia datang menggunakan mobil berpelat nomor B 1 FPI. Selanjutnya dia yang mengenakan pakaian khas serba putih memasuki ruangan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.

Dia sempat menyapa sejumlah awak media yang menunggu di sekitar lokasi. Jawaban singkat sempat dilontarkan saat ditanya mengenai kondisi kesehatannya. "Alhamdulillah sehat," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini mencuat pada November 2016 silam, ketika Sukmawati Soekarnoputri membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri. Dugaan itu berkaitan dengan beredarnya video Habib Rizieq saat ceramah di Lapang Gasibu Kota Bandung. Kasus ini kemudian dilimpahkan dari Bareskrim Mabes Polri ke Polda Jawa Barat sesuai dengan lokasi kejadian.

Dalam perkembangannya, Polda Jawa Barat sudah memeriksa sedikitnya 10 saksi atas kasus itu. Sementara pemanggilan terhadap Habib Rizieq sudah dilayangkan pada 5 Januari silam. Hanya saja, dia tidak menghadiri pemanggilan tersebut. Pemanggilan kedua dijadwalkan pada 12 Januari. Jika tetap tidak menghadiri pemanggilan kedua, terbuka kemungkinan dilakukan penjemputan paksa.***

Baca Juga

Polisi Selidiki Pendaftaran Teroris Online

BANDUNG, (PR).- Polisi masih mendalami dugaan pendaftaran teroris melalui akun media sosial. Akun tersebut mencantumkan alamat di Kabupaten Subang Jawa Barat.

Dua Pria Ditangkap Terkait Bom Panci Bandung

BANDUNG, (PR).- Polisi menangkap dua pria lain berinisial K (26) dan A (25) yang diduga terkait dengan AW (21), pembuat bom panci di Kecamatan Buahbatu Kota Bandung.