BKD Jabar: Itu Rekrutmen Ilegal

Korban Penipuan CPNS/NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG, (PR).- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar memastikan undangan diklat CPNS di Gedung Sate itu fiktif dan rekrutmen tersebut ilegal. Korban dipersilakan untuk melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Sekitar 200 orang menjadi korban penipuan CPNS. Mereka berkumpul di Gedung Sate karena mendapat undangan diklat. Tiba di Gedung Sate mereka terkejut karena kegiatan diklat itu tak diketahui oleh bagian rumah tangga Gedung Sate. 

Embun Pradnya M. mewakili BKD Jabar memastikan, rekrutmen itu ilegal. "Selama ini rekrutmen CPNS selalu diberitahukan melalui jalur resmi, lewat BKD, BKN, dan Kementerian PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara) dan tidak pernah dimintai uang," tuturnya.

Korban penipuan mengaku ada yang membayar sampai Rp 100 juta kepada seseorang yang menjanjikan bisa memuluskan langkahnya jadi CPNS Pemprov Jabar. Korban bahkan sempat diberi pelatihan dan dites urine.

Pemerintah mengarahka mereka untuk membuat laporan resmi ke polisi sehingga penipuan ini bisa diproses secara hukum.***

Baca Juga

Diskusi Ekowisata Berbasis Masyarakat

Kembangkan Wisata, Jaga Kelestarian Lingkungan

BANDUNG,(PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta pengelola pariwisata di daerah berhati-hati dalam mengembangkan obyek wisata demi menjaga kelestarian lingkungan.

Senin Masuk Kerja, PNS Dilarang Ambil Cuti Tambahan

BANDUNG,(PR).- Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak diperkenankan mengambil cuti tambahan untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1438 Hijriah/2017.

Inovasi FinTech Dinilai Efisien Untuk Transaksi Keuangan

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai, bentuk bisnis baru yang saat ini dikenal dengan nama Finansial Technologi atau "Fintech" adalah format bisnis yang praktis dan efisien bagi masyarakat saat ini.