BKD Jabar: Itu Rekrutmen Ilegal

Korban Penipuan CPNS/NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG, (PR).- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar memastikan undangan diklat CPNS di Gedung Sate itu fiktif dan rekrutmen tersebut ilegal. Korban dipersilakan untuk melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Sekitar 200 orang menjadi korban penipuan CPNS. Mereka berkumpul di Gedung Sate karena mendapat undangan diklat. Tiba di Gedung Sate mereka terkejut karena kegiatan diklat itu tak diketahui oleh bagian rumah tangga Gedung Sate. 

Embun Pradnya M. mewakili BKD Jabar memastikan, rekrutmen itu ilegal. "Selama ini rekrutmen CPNS selalu diberitahukan melalui jalur resmi, lewat BKD, BKN, dan Kementerian PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara) dan tidak pernah dimintai uang," tuturnya.

Korban penipuan mengaku ada yang membayar sampai Rp 100 juta kepada seseorang yang menjanjikan bisa memuluskan langkahnya jadi CPNS Pemprov Jabar. Korban bahkan sempat diberi pelatihan dan dites urine.

Pemerintah mengarahka mereka untuk membuat laporan resmi ke polisi sehingga penipuan ini bisa diproses secara hukum.***

Baca Juga

Usai Memantau Kasus Dandan Riza, Saber Pungli Sidak Gedung Sate

BANDUNG,(PR).- Tanpa sepengetahuan awak media, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Pusat mendadak ternyata sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gedung Sate,Bandung, Selasa, 31 Januari 2017 pagi hingga tengah hari sekitar pukul 12.00 tadi.

SEJUMLAH pemulung mencari sampah bernilai jual didekat alat berat yang mengeruk tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (3/1).

Penggunaan TPA Sarimukti Diperpanjang Sampai 2020

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengajukan permohonan perpanjangan penggunaan dan penambahanan luas lahan TPA Sarimukti selama 3 tahun dan 20 hektare.