Padalarang Diserang Macet Parah Imbas Perbaikan Jembatan Cisomang

Kendaraan mengantre di jalan keluar gerbang Tol Cikamuning, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 27 Desember 2016./HENDRO SUSILO HUSODO/PR

NGAMPRAH, (PR).- Seiring dengan berakhirnya pembatasan kendaraan angkutan barang pada masa angkutan Natal 2016 dan adanya pengalihan arus lalu lintas kendaraan besar dari Tol Purbaleunyi karena perbaikan Jembatan Cisomang, kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 27 Desember 2016.

Berdasarkan pantauan pada pukul 14.00, antrean kendaraan di Jalan Raya Purwakarta dari arah Padalarang menuju Cikalongwetan terdapat di sekitar pertigaan Cikamuning. Bahkan, sekitar 100 meter begitu keluar Tol Purbaleunyi melalui pintu tol Cikamuning kendaraan sudah harus terhenti karena terjebak macet.

"Saya dari Cileunyi jam 12.30. Menunggu di sini saja sudah sampai satu jam, padahal belum masuk ke jalan raya. Mudah-mudahan nanti di jalan raya lancar, tapi kata teman-teman sih macet juga," kata sopir bus, Suryanto (44), di sekitar pertigaan Cikamuning.

Akibat dari perbaikan Jembatan Cisomang sejak Jumat, 23 Desember 2016, kendaraan berat di Tol Purbaleunyi dialihkan ke luar jalur tol. Kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta keluar lewat gerbang tol Padalarang dan Cikamuning, kemudian lewat Jalan Raya Purwakarta, dan bisa masuk tol lagi di gerbang tol Sadang dan Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta.

Kendaraan berat di tol dari arah Jakarta menuju Bandung juga dialihkan ke luar tol yang sama di Purwakarta dan lewat ke Jalan Raya Purwakarta sebelum masuk tol lagi di pintu tol Padalarang. Akibat pengalihan arus lalu lintas itu, Jalan Raya Purwakarta kembali ramai seperti belasan tahun lalu, ketika Tol Purbaleunyi belum dibangun.

Pada Selasa ini, Jalan Raya Purwakarta semakin bertambah ramai karena pembatasan kendaraan angkutan barang pada masa angkutan Natal 2016 telah berakhir. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan RI melarang kendaraan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua melewati beberapa ruas jalan tol, termasuk Tol Purbaleunyi. Larangan itu diberlakukan sejak 23 Desember 2016 pukul 00.00 sampai dengan 26 Desember 2016 pukul 24.00.

Dengan demikian, saat ini volume kendaraan berat di Tol Purbaleunyi kembali banyak seperti pada hari normal. Kendaraan berat itu harus keluar tol dan lewat di Jalan Raya Purwakarta, maka jalan yang menghubungkan Padalarang-Cikalongwetan itu pun jadi macet. Kepadatan Jalan Raya Purwakarta terjadi di sepanjang sekitar 18 kilometer dari daerah Padalarang sampai perbatasan Bandung Barat-Purwakarta. Meski begitu, arus lalu lintas pada sejumlah titik di jalan tersebut juga ada yang lancar.

Seorang warga Tagogapu, Padalarang, Dedeh Wasti (45) menuturkan, sejak pagi hari kendaraan yang lewat Jalan Raya Purwakarta sudah menunjukkan kepadatan yang lebih dibandingkan biasanya. Akan tetapi, kemacetan kendaraan di daerah Tagogapu baru tampak sekitar jam 12.00. 

"Dari tadi pagi juga sudah padat, tapi kalau macet kayak gini baru siang ini. Kalau macet di sini sih baru siang ini, enggak tahu kalau di daerah sana (Cikalongwetan). Jalan ini macet kayak gini baru sekarang, sebelumnya enggak pernah seperti ini," kata Dedeh, yang berjualan es cingcau di pinggir Jalan Raya Purwakarta, Desa Tagogapu.***

Baca Juga

Dirawat Sejak Bayi, Azis Tusuk Neneknya hingga Tewas

NGAMPRAH, (PR).- Entah apa yang ada di pikiran Ridwan Abdul Azis (20), sehingga tega menikam neneknya, Jua (69), dengan pisau dapur sampai 11 tusukan di bagian perut dan 1 tusukan di bagian leher.

Pancaroba, Waspada Hujan Lebat Singkat

NGAMPRAH, (PR).- Sampai pertengahan Oktober 2017, cuaca ekstrim berupa hujan lebat dalam waktu yang singkat diperkirakan terjadi wilayah di Bandung dan sekitarnya.

Pergerakan Tanah di Cisarua, 2 Rumah Ambrol

NGAMPRAH, (PR).- Dua rumah milik Nanang (35) dan Idi (50) rusak berat di bagian belakangnya setelah longsor terjadi di Kampung Pasirlangu, RT 6 RW 1, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,