Korban Laka Kolonel Masturi Ditanggung Jasa Raharja

Kendaraan berat digunakan untuk mengevakuasi bus penyebab kecelakaan di Jalan Kolonel Masturi Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Jumat, 8 Juli 2016/JOKO PAMBUDI/PR

CIMAHI, (PR).- Seluruh korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi masih mendapatkan penanganan medis. Santunan untuk korban meninggal dunia serta pembiayaan korban luka ditangani oleh Jasa Raharja.

Pimpinan Cabang Jasa Raharja Jawa Barat, Delya Indra menuturkan, setelah mendapat informasi adanya kecelakaan, pihaknya turun ke lapangan untuk mencari data korban, baik yang meninggal dunia maupun yang luka. "Sesuai dengan tugas kami, kami harus cepat menangani, termasuk dengan menghubungi keluarga korban," ujarnya, ditemui di lokasi kecelakaan, Jumat, 8 Juli 2016 malam.

Dia menuturkan, keluarga korban yang meninggal meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp 25 juta. Sementara untuk korban luka, pihaknya sudah memberikan surat jaminan kepada Rumah Sakit Cibabat. Dengan demikian, korban bisa mendapatkan penanganan medis secara cepat.

"Sampai saat ini, data yang kami terima 9 orang meninggal dunia dan sekitar 25 orang luka, seluruhnya sudah kami tangani. Tapi data itu masih mungkin berubah karena kami terus memperbarui data," katanya.

Dia menambahkan, seluruh korban ditangani di RS Cibabat Kota Cimahi. Namun dalam perkembangannya, satu orang korban yang mengalami luka berat harus dirujuk ke RS Rajawali Kota Bandung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sekitar lima jam setelah kejadian, evakuasi masih dilakukan di lokasi kecelakaan. Kendaraan berat digunakan untuk mengevakuasi bus yang terperosok ke dalam parit.

Berdasarkan pemantauan "PR", bus PO Parahyangan yang menjadi penyebab kecelakaan dalam keadaan rusak berat. Sebagian besar kaca bus tersebut pecah. Untuk mengangkat bus dari dalam parit, dua kendaraan berat digunakan. Sekitar lokasi kejadian dipasangi garis polisi. Warga berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi.

Ditemui di lokasi, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik menuturkan, atas kecelakaan ini, arus lalu lintas lumpuh untuk sementara waktu. Rekayasa lalu lintas dilakukan bekerjasama dengan kepolisian untuk mengalihkan arus lalu lintas. "Sementara dialihkan dulu, yang dari Lembang Bandung bisa melewati Setiabudi, atau bisa juga menggunakan jalur menuju Padalarang," ujarnya.

Sebagai catatan, Jalan Kolonel Masturi merupakan jalur yang menghubungkan Kota Cimahi dan kawasan Lembang. Ruas jalan ini cenderung bertambah padat saat musim liburan, berkaitan dengan banyaknya destinasi wisata di sepanjang jalur.

Berkaitan dengan penyebab kecelakaan, Dedi mengatakan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian. Belum diketahui apakah kecelakaan ini disebabkan fisik kendaraan atau kelalaian pengemudi.

"Informasinya ini adalah bus angkutan karyawan, kami sedang mengumpulkan informasi kenapa bus ini bisa digunakan ke sini kalau untuk pariwisata. Kami juga mengontak PO Parahyangan untuk mengetahui itu," katanya.***

Baca Juga

Mahasiswi Korban Begal Tutup Usia

BANDUNG, (PR).- Sempat kritis dan mendapatkan perawatan medis, S (23), mahasiswi yang menjadi korban kejahatan jalanan atau yang dikenal begal di kawasan Cikapayang Kota Bandung akhirnya tutup usia.