Bus Akan Gantikan Angkutan Kota di Tiga Jalur

Beberapa sopir angkot di Bandung melakukan mogok, namun sebagian lainnya masih beroperasi, Kamis 2 Juni 2016.*

BANDUNG, (PR).- Pembelian angkutan kota oleh Pemerintah Kota Bandung rencananya akan dimulai pada semester pertama 2017. Tiga jalur angkutan kota akan diubah menjadi bus.

"Target tahun depan saya minta 2-3 jalur angkot diubah jadi jalur bus," ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Pemerintah Kota Bandung belum memerinci anggaran yang akan digelontorkan termasuk jalur yang dimaksud. Konversi angkot menjadi bus akan menggunakan perbandingan 3:1. Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan pengelola bus adalah mantan pemilik angkot.

"Sopir dan kondekturnya pun mantan sopir dan kondektur angkot. Jadi tidak ada yang menganggur," ujar Emil.

Pemerintah Kota Bandung nantinya tidak akan mematok honor awak bus berdasarkan setoran. Mereka akan digaji.

Sementara terkait bus sekolah yang diprotes awak dan pengusaha angkot Bandung timur, menurut Emil, tetap beroperasi seperti biasa. Dalam pembahasan yang dilakukan Emil dan perwakilan pengelola angkot, disepakati jam operasional bus sekolah hanya pada jam-jam berangkat dan pulang sekolah.

"Sebenarnya memang selama ini kan bus sekolah operasionalnya tidak di luar jam sekolah. Silakan mereka mensurvei untuk memastikan," kata dia.***

Baca Juga

Usia 207 Tahun, Kota Bandung Terus Berbenah

BANDUNG, (PR).- Menginjak usia ke-207 tahun, Kota Bandung semakin berbenah diri. Pelayanan publik terus ditingkatkan, fasilitas publik selalu dibuat nyaman, sehingga warga semakin betah dan bahagia tinggal di kota ini.

Nobar Film G 30 S PKI, Ini Komentar Oded

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan generasi muda bangsa Indonesia jangan sampai melupakan sejarah kelam yakni G30S/PKI guna menjaga eksistensi NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara.

Kini di Yogyakarta Ada Jalan Pajajaran dan Siliwangi

DULU, tak ada jalan bernama kerajaan Sunda di wilayah Jawa, begitu pula sebaliknya. Tapi sekarang, ada Jalan Pajajaran dan Jalan Siliwangi di Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.